Rabu, 31/05/2017 19:17 WIB

3 Tanda Tubuh Anda Kekurangan Karbohidrat

Hestianingsih - wolipop
3 Tanda Tubuh Anda Kekurangan Karbohidrat Foto: Thinkstock
Jakarta - Karbohidrat sering kali dianggap sebagai 'tersangka utama' penyebab kegemukan dan berbagai penyakit, seperti diabetes. Tidak sedikit orang yang memangkas asupan karbohidrat dengan menghindari nasi, tepung, buah hingga kentang. Alasannya, demi lebih sehat dan menurunkan berat badan.

Mengurangi konsumsi karbohidrat memang bisa berdampak baik bagi tubuh. Terlebih lagi jika dibarengi dengan makan sayur dan protein yang lebih banyak, serta olahraga yang rutin.

"Makan makanan beremak dan tidak lebih dari 50 gram karbohidrat per hari, plus protein bisa membantu meningkatkan kemampuan tubuh untuk menggunakan lemak sebagai energi, jadi Anda bisa lebih banyak membakarnya," jelas Carwyn Sharp, Ph.D.,dari National Strength and Conditioning Association, seperti dikutip dari Women's Health.

Tapi ada sebagian orang yang menjalani diet karbo terlalu jauh. Beberapa memangkas terlalu banyak konsumsi karbohidrat bahkan ada yang sama sekali tidak mengonsumsi karbohidrat dan hanya makan protein. Kehilangan salah satu nutrisi penting tubuh, termasuk karbohidrat juga bisa berbahaya bagi kesehatan. Ini tiga tanda utama tubuh Anda kekurangan karbohidrat yang harus diwaspadai.

1. Kelelahan
Jika Anda akhir-akhir ini merasa cepat lelah dan lemas, bahkan saat hanya berjalan kaki menuju tempat parkir ke kantor, maka perlu diperhatikan diet yang selama ini dijalani. Jika hal ini terjadi setelah atau ketika Anda mengurangi atau tidak makan karbohidrat, sebaiknya segera konsumsi makanan mengandung nutrisi ini. Sebagai permulaan cobalah makan sebutir apel atau pisang untuk mengembalikan energi.

2. Sakit Kepala
Saat tubuh membakar lemak untuk mendapatkan tenaga, proses itu akan memproduksi molekul yang disebut ketone. Ketone kemudian dikeluarkan tubuh melalui urin dan biasanya sodium juga akan ikut keluar. Akibatnya Anda bisa mengalami dehidrasi yang ditandai dengan sakit kepala. Ada baiknya menambah asupan karbohidrat sehat seperti nasi merah dan roti gandum, lalu diikuti dengan memperbanyak minum air putih untuk mengembalikan cairan yang hilang.

3. Flu dan Demam
Karbohidrat berfungsi membantu produksi antibodi yang melawan penyakit seperti flu dan demam. Jadi jika Anda hanya mengonsumsi karbohidrat kurang dari 100 gram per hari, kemungkinan besar Anda jadi lebih mudah sakit. Tidak ada bahayanya mengonsumsi karbohidrat asalkan porsinya sedikit atau cukup. Anda bisa mengganti nasi putih dengan alternatif lain yang lebih sehat seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum utuh atau ubi-ubian. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com