Jumat, 05/05/2017 17:19 WIB

Aplikasi FaceApp Dianggap Rasis karena Ganti Kulit Orang Hitam Jadi Putih

Rista Adityaputry - wolipop
Aplikasi FaceApp Dianggap Rasis karena Ganti Kulit Orang Hitam Jadi Putih Aplikasi FaceApp dituduh rasis. Foto: Twitter
Jakarta - Belakangan ini, aplikasi foto FaceApp sedang populer di kalangan millennial karena salah satu keunikan filternya yang tidak dimiliki aplikasi lain. Aplikasi asal Rusia tersebut bisa membuat wajah terlihat lebih muda, lebih tua, hingga mengubah wajah wanita menjadi pria begitupun sebaliknya.

Menariknya lagi, saat memakai filter, foto penggunanya masih akan terlihat realistis dan tidak dimodifikasi terlalu jauh dari wajah asli. Sayangnya, ada satu filter yang ternyata membuat netizen kecewa.

Filter yang dinamai 'hot' itu diklaim pengguna membuat wajah lebih putih dan mengubah fitur wajah mereka. Menurut netizen, filter tersebut seharusnya membuat seseorang lebih keren atau 'hotter', bukan terlihat lebih putih dengan memperbaiki bentuk wajah dan warna kulit.

"#faceapp removes glasses and replaces eyes. With white people eyes," tulis salah satu pengguna Twitter seraya mengunggah fotonya yang telah dimodifikasi oleh FaceApp.
Aplikasi FaceApp Dianggap Rasis karena Ganti Kulit Orang Hitam Jadi PutihAplikasi FaceApp dituduh rasis. Foto: Twitter

Dalam foto sebelumnya, wanita tersebut mengenakan kacamata, berwajah putih, dan memiliki mata khas wanita Asia. Foto sesudahnya memperlihatkan perubahan wajah yang cukup drastis, yaitu kacamata yang dihilangkan dan bentuk matanya seperti wanita Kaukasia dengan alis yang lebih tebal.

Perubahan lain yang dialami pria ini mungkin cukup mencengangkan. Diunggah di Twitter, ia menulis, "So I downloaded this app and decided to pick the "hot" filter not knowing that it would make me white. It's 2017, c'mon guys smh #faceapp."

Awalnya ia memiliki kulit wajah yang gelap, lalu wajahnya menjadi lebih putih setelah diberi filter 'hot'.
Aplikasi FaceApp Dianggap Rasis karena Ganti Kulit Orang Hitam Jadi PutihAplikasi FaceApp dituduh rasis. Foto: Twitter

Ada lagi tanggapan dari pengguna lain yang kecewa dengan filter tersebut. Menurutnya, FaceApp telah memutihkan wajah berkulit cokelat gelap miliknya dan mengubah hidungnya menyerupai hidung pria Kaukasia.

"#faceapp isn't' just bad it's also racist... filter bleach my skin and make my nose your opinion of European. No thanks," tulisnya dalam akun Twitter seraya mengunggah kedua foto sebelum dan sesudah.
Aplikasi FaceApp Dianggap Rasis karena Ganti Kulit Orang Hitam Jadi PutihAplikasi FaceApp dituduh rasis. Foto: Twitter

Tidak hanya memprotes lewat media sosial, netizen banyak yang memberikan komplain rasisme dalam kolom review App Store yang menyediakan aplikasi FaceApp.

"Semua yang ada di aplikasi ini hebat kecuali ada satu masalah. (Filter) hot membuat orang kulit hitam menjadi kulit putih. Itu benar-benar rasis," tulis salah seorang netizen.

Banyaknya keluhan yang diterima oleh FaceApp membuat aplikasi ini segera memberikan pernyataan maaf yang disampaikan melalui salah satu media.

"Kami sangat menyesal atas masalah yang sangat serius ini. Ini merupakan efek samping yang patut disayangkan karena jaringan dasar yang disebabkan oleh perlengkapan latihan yang bias, bukan sebagai tindakan yang disengaja. Untuk mengurangi masalah ini, kami telah mengganti namanya untuk meniadakan konotasi positif yang berhubungan dengan itu. Kami juga saat ini sedang mengerjakan perbaikan secara lengkap," tulis FaceApp seperti dikutip dari allure.

Tuduhan rasisme seperti yang dialami FaceApp ternyata sudah pernah terjadi sebelumnya. Hal yang sama terjadi pada Snapchat karena filternya yang menggunakan fitur wajah orang Asia Timur yang umumnya berkulit kuning dan bermata sipit, serta fitur wajah Bob Marley yang dianggap sebagai 'digital blackface'. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Photo Gallery

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com