Kamis, 30/03/2017 14:23 WIB

8 Kebiasaan Belanja yang Membuat Anda Selalu Tekor di Akhir Bulan

Rista Adityaputry - wolipop
8 Kebiasaan Belanja yang Membuat Anda Selalu Tekor di Akhir Bulan Foto: Thinkstock
Jakarta - Berbelanja adalah kebiasaan mayoritas kaum wanita untuk selalu update dengan tren fashion saat ini. Tidak menutup kemungkinan setiap orang memiliki kebiasaan berbeda saat berbelanja. Berbelanja memang kegiatan yang menyenangkan. Namun, terkadang saking asyiknya berbelanja, seseorang secara tidak sadar melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk yang bisa membuat kantong kering di akhir bulan. Seperti apa? Dilansir Candy Magazine, berikut delapan kebiasaan buruk saat berbelanja yang sebisa mungkin harus dihindari untuk mencegah kerugian finansial Anda.

1. Tergoda Diskon
Diskon sebesar 50% untuk sebuah coat panjang bermotif mungkin terlihat menggoda. Apalagi kalau itu adalah barang yang pernah menjadi incaran tahun lalu. Namun, akan lebih baik lagi jiak Anda menanyakan sekali lagi pada diri sendiri. Mungkin memang tahun lalu itu menjadi barang incaran, namun apakah hal itu berlaku untuk saat ini? Apakah barang itu benar-benar akan dipakai lebih dari sekali? Kalau masih ragu-ragu menjawabnya, atau bahkan langsung menjawab 'tidak', lebih baik jangan buang-buang uang pada barang yang jarang dipakai.

2. Sering Gesek Kartu Debit
Kartu kredit atau debit diciptakan untuk memudahkan seseorang bertransaksi tanpa uang tunai. Ketika berbelanja akan lebih mudah lagi menggunakan kartu untuk membayar belanjaan. Namun, terlalu sering menggunakannya akan menimbulkan kebiasaan buruk dalam kehidupan sehari-hari. Tagihan akan menumpuk di akhir bulan jika Anda kerap menggunakan kartu kredit, sedangkan kartu debit? Memang tidak perlu ada tagihan di akhir bulan, tetapi nantinya Anda akan mudah lupa dengan saldo terakhir tabungan.
Foto: Thinkstock

3. Terpaku pada Tren
Tren memegang peranan penting dalam dunia fashion. Untuk tidak ketinggalan tren, orang kerap memperbarui isi lemari mereka dengan beberapa pakaian terbaru. Ini memang penting, namun Anda tidak perlu langsung membeli banyak pakaian sesuai tren saat ini. Cukup dengan membeli satu atau dua pakaian atau aksesori untuk mencocokkannya dengan isi lemari dan gaya berpakaian. Kalau tidak seperti ini, isi lemari hanya akan dipenuhi dengan barang-barang yang jarang dipakai.

4. Tidak Mencoba Baju di Kamar Pas
Seseorang, termasuk Anda, pasti punya toko favorit yang kerap didatangi. Saking seringnya datang ke toko tersebut, Anda sampai hafal letak pakaian favorit dan ukuran yang biasa dipakai di toko tersebut. Meski begitu, ada baiknya Anda tetap pergi ke kamar pas untuk memastikan pakaian yang dipilih adalah tepat dan cocok. Tidak mau juga kan, kalau Anda telanjur membeli barang yang ternyata kekecilan atau kebesaran saat dicoba di rumah?
Foto: Thinkstock

5. Belanja Tanpa Berpikir
Belanja tanpa perencanaan biasanya akan berakhir pada penyesalan, apakah benda tersebut benar-benar penting atau diperlukan. Memang mudah untuk terbawa suasana dengan lingkungan perbelanjaan yang menyenangkan, namun tidak juga kemudian berakhir dengan membeli sesuatu yang tidak dibutuhkan. Hilangkan kebiasaan ini dengan memberi waktu selama beberapa hari untuk memikirkan kebutuhan Anda yang sebenarnya.

6. Tidak Punya 'Pakaian Wajib'
Pakaian 'wajib' di sini berarti yang tak lekang dimakan waktu. Setiap orang mungkin berbeda-beda, namun Wolipop menyarankan beberapa pakaian, seperti dress hitam, sepasang jeans dan kaus yang nyaman, hingga sepatu sneakers atau heels warna nude biasanya akan selalu bertahan lebih lama meski tren baru berdatangan. Tidak memiliki salah satunya hanya karena ingin mengikuti tren terbaru mungkin bisa menyulitkan Anda dalam padu padan gaya.
Foto: Inet.detik.com

7. Berpikir Kurang Matang
Pikirkan benar-benar jenis pakaian apa yang sangat Anda sukai. Kalau Anda hanya merasa suka saja atau biasa-biasa saja saat mencoba pakaian tersebut, lebih baik keluar dari toko dan pikirkan kembali. Belilah pakaian yang benar-benar Anda suka dan bisa meningkatkan rasa percaya diri saat memakainya.

8. Beli Pakaian untuk 'Jaga-jaga'
Apa Anda pernah melakukannya? Membeli pakaian, baik itu gaun, atasan, atau yang lain, dan Anda merasa pasti suatu saat akan memakainya di acara yang sesuai? Sebenarnya, ini adalah tindakan yang berisiko karena kemungkinan besar Anda akan lupa untuk memakai pakaian tersebut bahkan lupa barang tersebut pernah dibeli. Jadi, lebih baik hindari berpikir seperti itu karena hanya akan menguras kantong tanpa guna. Anda bisa membeli pakaian dua atau tiga hari sebelum acara tersebut berlangsung. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com