Rabu, 29/03/2017 20:26 WIB

Sering Menyaksikan Tontonan Ringan di TV Bikin Otak Jadi Tumpul?

Hestianingsih - wolipop
Sering Menyaksikan Tontonan Ringan di TV Bikin Otak Jadi Tumpul? Foto: Thinkstock
Jakarta - Tontonan ringan seperti 'X Factor', 'Dancing With The Stars' atau 'Keeping Up With The Kardashians' bisa menjadi hiburan di rumah untuk menghilangkan penat sejenak setelah seharian bekerja. Namun ada dampak negatif jika Anda ataupun keluarga terlalu sering menontonnya. Menurut penelitian, terpapar program acara bertema ringan bisa membuat otak tumpul.

Para peneliti dari Queen Mary University, London, Inggris mengungkapkan bahwa program-program acara tersebut di atas bisa menumpulkan otak bahkan menurunkan kemampuan kognitif anak muda di kemudian hari. Program sejenis juga bisa memengaruhi preferensi orang dalam memilih pemimpin negara maupun sebuah partai. Dalam hasil penelitian terungkap, penyuka acara yang ringan cenderung akan memilih partai politik atau pemimpin negara yang merakyat saat pemilu.

Studi tersebut juga menemukan, anak-anak yang sering menonton program acara ringan mendapatkan skor lima persen lebih rendah dalam tes kemampuan mental ketika mereka sudah lebih dewasa. Hasil tes mereka dibandingkan dengan anak-anak yang kesehariannya tidak terlalu sering menonton acara televisi yang masuk dalam kategori populis (menargetkan rakyat kecil sebagai penonton).

Kesimpulan ini didapat setelah dilakukan penelitian selama 30 tahun. Para peneliti melakukan investigasi tentang pengaruh program hiburan televisi di Italia. Responden dibagi menjadi dua kategori, yakni kelompok yang hanya mendapat akses acara hiburan, dan kelompok yang pilihan program acaranya lebih variatif.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa individu yang terpapar acara hiburan di TV saat kanak-kanak menjadi kurang canggih kemampuan kognitifnya dan ketertarikan terhadap sosial politik juga lebih rendah saat dewasa," ujar Dr Andrea Tesei, penulis penelitian, seperti dikutip dari Daily Mail.

Ia juga mengatakan dari pengamatan hasil penelitian, ditemukan bahwa konten hiburan bisa memengaruhi perilaku politik individu.

"Hasil penelitian kami mengungkap bahwa konten hiburan bisa berpengaruh terhadap sikap politik, menciptakan 'lahan subur' bagi penyebaran pesan (kampanye) yang berpihak pada rakyat kecil (populis -red)," pungkasnya. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com