Rabu, 29/03/2017 10:33 WIB

Ini Cara Asyik Ajarkan Anak Tentang Uang Sesuai Tahapan Usia Mereka

Anggi Mayasari Violita Utami - wolipop
Ini Cara Asyik Ajarkan Anak Tentang Uang Sesuai Tahapan Usia Mereka Foto: Thinkstock
Jakarta - Sebagai orangtua, cara terbaik untuk mengajarkan anak dalam hal apapun adalah dengan memberi contoh. Termasuk memahami soal uang. Pada setiap tahap perkembangan anak, Anda memiliki kesempatan untuk melatih dan menerapkan strategi dalam pemahaman tentang uang, agar mereka bisa menjadi mandiri. Berikut cara menyenangkan untuk mempersiapkan mereka menjadi lebih mandiri dalam mengatur keuangannya seperti di lansir Pop Sugar.

1. Kebutuhan Vs Keinginan dan Atur Batas
Terlepas dari kekayaan yang Anda miliki, mengajari anak tentang kontrol diri dan bagaimana menetapkan batas pengeluaran adalah pelajaran penting. Berikut cara mengajarkan anak mulai dari balita sampai remaja untuk memahami mana kebutuhan dan keinginan hingga cara mengatur batas pengeluaran.

Balita
Ketika berbelanja bahan makanan, bicarakan padanya tentang makanan yang Anda perlu beli. Jelaskan bahwa Anda hanya akan menghabiskan sejumlah uang tertentu dan karena itu hanya dapat membeli apa yang ada di daftar belanja. Biarkan mereka memegang daftar belanja dan mencoret item yang telah dimasukkan ke dalam keranjang belanjaan. Barang yang tidak ada dalam daftar belanja tidak boleh ada di keranjang.

Usia Sekolah
Tetapkan anggaran dengan jumlah tertentu dan biarkan mereka memutuskan apa yang ingin mereka beli. Mereka mungkin ingin ransel yang super bagus namun harganya relatif mahal, sehingga berkompromi dengan mereka juga diperlukan.

Remaja
Cara mengajarkan uang pada remaja bisa dengan mengajaknya 'bermain permainan yang sedikit rumit'. Cobalah buat daftar apa saja yang harus dimasukkan dalam anggaran bulanan. Kemudian minta anak menuliskan berapa budget yang harus dikeluarkan untuk setiap hal yang ada di dalam daftar tersebut. Setelahnya Anda beritahu pada anak, berapa budget sebenarnya dari hal-hal yang ada di daftar itu. Jelaskan juga berapa banyak uang yang harus didapatkan untuk mendapatkan semua hal yang ada di dalam daftar anggaran bulanan. Dengan cara ini anak remaja Anda akan menghargai kejujuran dan mendapatkan pemahaman tentang berapa banyak biaya kebutuhan dan mengapa tidak bisa selalu membeli apa yang diinginkan.

2. Uang Tidak Tumbuh di Pohon
Uang bukan sumber daya tak terbatas yang bebas didistribusikan. Ajarkan anak-anak Anda hubungan antara kerja keras dan imbalan uang yang didapat.

Balita
Tetapkan tugas untuk anak-anak Anda dan selesaikan dengan memberikan pembayaran untuk pekerjaan mereka. Pembayaran untuk setiap tugas harus bervariasi tergantung pada bagaimana menantangnya pekerjaan itu. Balita akan cepat belajar bahwa jika mereka ingin mendapatkan lebih banyak uang, mereka harus menyelesaikan tugas yang lebih sulit.

Usia Sekolah
Biarkan anak-anak Anda untuk menjalani bisnis mereka sendiri. Berdiskusilah tentang jenis tugas apa yang dapat mereka selesaikan dan kompensasi yang wajar untuk tugas-tugas tersebut.

Remaja
Ketika mereka cukup umur perbolehkan untuk bekerja di luar rumah. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengeksplorasi tanggungjawab keuangan untuk diri mereka sendiri.

3. Membelanjakan Uang, Menyimpan, dan Memberi
Membuat budget ala orang dewasa juga bisa dilakukan oleh anak-anak dengan metode yang lebih sederhana. Bagaimana caranya? Berikut tips sesuai tahapan usia mereka.

Balita
Siapkan tiga celengan atau toples kemudian buat label untuk masing-masing benda tersebut. Label terdiri dari untuk 'dibelanjakan', ditabung' dan 'disumbangkan'. Bantu anak membagi uang yang didapatkannya dari Anda pada tiga toples yang sudah dilabeli itu. Presentase untuk masing-masing toples sebenarnya terserah Anda. Namun sebaiknya cobalah mulai ajarkan anak untuk menggunakan uangnya 40% dibelanjakan, 40% ditabung dan 20% disumbangkan. Konsistenlah dalam mengajari anak Anda untuk menyumbangkan uangnya dan kemudian menghabiskan uangnya sehingga dia memahami konsep membuat anggaran.

Usia Sekolah
Manfaatkan model yang sama dengan memberikan tiga toples yang telah dilabeli yaitu untuk uang yang dibelanjakan, disimpan dan disumbangkan. Kemudian bantu anak untuk membuat prioritas mana dari tiga toples tersebut yang lebih penting. Misalnya untuk membeli hadiah ulang tahun teman-teman atau saudara dan mengarahkannya untuk membeli hadiah sesuai pilihan mereka. Hal ini dapat memberikan kesempatan bagi anak untuk mulai membuat keputusan cerdas tentang uang.

Remaja
Bantu anak remaja Anda untuk membuka tabungan. Kemudian bicarakan bersama-sama bagaimana mengalokasikan pendapatan mereka untuk berbelanja, menabung, dan menyumbangkan. Pada tahapan remaja, mulailah membuat anak ikut bertanggungjawab pada pengeluaran keluarga. Misalnya dengan membuatnya bertanggungjawab mengeluarkan budget untuk pulsa telepon selulernya sendiri. Dengan bimbingan Anda, bantu juga mereka untuk memahami bagaimana menggunakan uang tunai, kartu debit, kredit, dan online banking.

(eny/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com