Minggu, 19/03/2017 08:00 WIB

Sunsilk Hijab Hunt 2017

Sulap Sampai Nari dengan Golok, Ragam Bakat di Sunsilk Hijab Hunt Yogyakarta

Rahmi Anjani - wolipop
Sulap Sampai Nari dengan Golok, Ragam Bakat di Sunsilk Hijab Hunt Yogyakarta Foto: Rahmi Anjani
Yogyakarta - Sulap Sampai Nari Pakai Golok, 5 Ragam Bakat di Sunsilk Hijab Hunt Jogja

Proses audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017 di Yogyakarta tahap pertama telah berakhir. Para juri internal dari Detikcom dan Trans 7 telah melihat dan menilai berbagai macam bakat dari 166 hijabers yang hadir. Kebanyakan talenta yang ditampilkan kali ini adalah kesenian, seperti menanyi, menari, membaca puisi, hingga akting. Namun tak sedikit pula yang menghadirkan kemampuan tak biasa, mulai dari sulap bola terbang hingga melukis pasir. Berikut adalah lima ragam bakat yang ditampilkan selama audisi pada Sabtu (18/3/2017):

Menyanyi
Foto: Rahmi Anjani

Menyanyi memang menjadi salah satu bakat yang paling banyak ditampilkan di setiap daerah. Yogyakarta pun ternyata punya tak sedikit penyanyi berhijab yang bertalenta. Salah satunya adalah Ayu Putrisundari yang berasal dari Cilegon namun sedang kuliah di ISI Yogyakarta. Saat audisi, ia melantunkan lagu Bang Bang dengan gitar. Ayu yang bisa main enam alat musik itu juga sempat tampil di atas panggung untuk menghibur peserta lainnya.

Menari dengan Golok
Foto: Rahmi Anjani

Tak sedikit pula hijabers Yogyakarta yang menunjukkan kebolehan menari. Salah satunya adalah Junnia Ulfah yang merupakan seorang mahasiswi asal Kalimantan Tengah. Tariannya bisa dibilang maskulin, apalagi melibatkan golok. Diceritakan jika Junnia adalah kakak yang cemburu dan ingin berperang dengan adik dengan golok itu. Ia bahkan terlihat menggigit golok saat menari.

Sulap
Foto: Rahmi Anjani

Tak seperti menari dan menyanyi, sulap adalah talenta yang jarang ditampilkan peserta Sunsilk Hijab Hunt 2017. Hal tersebut dilakukan oleh Anisa Nurhayati asal Klaten. Wirausahan baju muslimah itu memperlihatkan permainan Zombie Ball di mana bola besi seakan-akan dibuat melayang. Wanita 27 tahun yang juga berprofesi sebagai pesulap itu pun mengaku baru mempelajarinya seminggu lalu.

Dongeng
Foto: Rahmi Anjani

Berbeda lagi dengan Mayda Amalia. Mayda menampilkan kemampuan dalam mendongeng. Peduli dengan anak-anak dan pendidikan dakwah mmembuatnya menawarkan cerita mengenai liburan. Bukan hanya cerita, Mayda juga melibatkan alat pendukung yakni boneka. Ia pun membawa hasil karya ulamannya untuk membuktikan dirinya punya banyak kebisaan.

Lukis Pasir
Foto: Rahmi Anjani

Melukis pasir ditampilkan oleh Fera Manaroinsong. Mahasiswa berusia 20 tahun tersebut tahun lalu sudah pernah ikut Sunsilk Hijab Hunt. Hanya masuk 20 besar Yogyakarta, ia pun bertekad mengikutinya lagi tahun ini. Apalagi sekarang Fera sudah punya meja pasir dan konsep yang lebih maksimal. Kali ini, ia melukiskan tentang sambutan Sunsilk Hijab Hunt di Yogyakarta. (ami/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com