Selasa, 07/03/2017 10:55 WIB

6 Tips Agar Bisa Pulang Kerja Tepat Waktu

Rista Adityaputry - wolipop
6 Tips Agar Bisa Pulang Kerja Tepat Waktu Foto: Thinkstock
Jakarta - Berapa jam kerja Anda di kantor? Delapan jam? Sembilan jam? Rata-rata orang Indonesia memiliki delapan hingga sembilan jam kerja di kantor. Hal ini juga diatur dalam peraturan mengenai Ketenagakerjaan UU No.13 tahun 2003 pasal 77-85. Terdapat dua sistem jam kerja, yaitu delapan jam untuk lima hari kerja dan tujuh jam untuk lima hari plus setengah hari di salah satu enam hari kerja.

Dengan jumlah jam kerja yang demikian, masih ada beberapa orang yang memilih untuk bekerja lebih dari jumlah yang diharuskan. Beberapa alasan dikemukakan, seperti lembur, masih banyak pekerjaan yang belum selesai, atau hanya sekadar 'malas' menghadapi ramainya jalanan di luar.

Tahukah Anda bahwa bekerja dengan jam kerja yang panjang bisa membahayakan kesehatan, khususnya pada wanita? Sebuah studi yang baru saja diterbitkan pada tahun 2016 oleh Ohio State University menunjukkan bahwa wanita yang memiliki jam kerja panjang berisiko diabetes, kanker, masalah jantung, hingga radang sendi. Risiko akan bertambah jika mereka memutuskan untuk mulai bekerja lebih dari total 40 jam per minggu, bahkan hingga lebih dari total 50 jam per minggu.

Munculnya risiko tersebut dikarenakan selain berperan dalam kehidupan kantor, wanita masih memiliki peran yang penting dalam kehidupan di rumah. Keseimbangan antara kehidupan kantor dan rumah adalah hal penting sehingga dibutuhkan cara untuk bekerja dengan pintar, bukannya bekerja dengan keras.

Sayangnya, beberapa ada yang belum bisa memisahkan garis antara kerja dan kehidupan. Meskipun mereka sudah bekerja dengan jam kerja yang tepat, cukup banyak yang kemudian melakukan multitasking, seperti menerima telepon klien saat olahraga, mengirim email saat berwisata, atau berkutat dengan gadget saat anak sedang ikut pertandingan olahraga. Seperti yang telah dilansir oleh Telegraph, terdapat enam cara supaya Anda bisa bekerja dengan pintar dan memiliki keseimbangan antara pekerjaan serta kehidupan Anda.

1. Rencanakan dari Awal
Rencanakan bahwa Anda akan pulang lebih awal dari biasanya. Jika Anda ingin keluar kantor tepat pukul enam malam, usahakan untuk menyelesaikan semua pekerjaan setengah jam sebelum pulang. Biasanya ada saja hal-hal yang menunda Anda di saat-saat terakhir. Jadi, pastikan Anda siap untuk itu.

2. Buat Prioritas
Tentukan pekerjaan mana yang lebih urgent untuk diselesaikan. Biasanya orang telat menyelesaikan pekerjaan karena tidak adanya prioritas. Pastikan bahwa Anda benar-benar produktif jika memutuskan untuk bekerja lebih lama dari biasanya.

3. Cari Udara Segar
Gunakan waktu istirahat di kantor dengan sungguh-sungguh. Anda bisa keluar mencari udara segar, makan di luar bersama teman, atau makan di kantin kantor ditemani obrolan santai dengan teman sejawat. Ini bisa membuat Anda lebih rileks dan menjadikan Anda lebih produktif setelahnya.

4. Bisa Katakan Tidak
Jika hari Anda benar-benar sibuk, jangan takut untuk bertindak tegas dan benar-benar tunjukkan kesibukanmu. Anda bisa beranikan diri mengatakan kepada bos dan kolega bahwa pekerjaan yang benar-benar pentinglah yang Anda prioritaskan.

5. Hindari Umbar Janji
Saat Anda diminta untuk mengerjakan sesuatu mendekati jam pulang kerja, pastikan apakah pekerjaan itu bisa dikerjakan esok pagi. Jangan langsung lembur atau menawarkan diri untuk mengerjakannya di rumah, kecuali kalau memang sangat urgent.

6. Tidak Cek Email Tiap Waktu
Hanya Anda yang bisa memberikan batasan antara pekerjaan dan kehidupan Anda. Memang cukup sulit untuk menghindar dari kebiasaan mengecek e-mail setiap waktu. Anda bisa mengatur jam kapan saja untuk mengecek e-mail dan patuhlah pada jam tersebut. (ays/ays)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177