Minggu, 05/03/2017 11:22 WIB

5 Makanan yang Harus Dihindari Setelah Berolahraga dan Alasannya

Rista Adityaputry - wolipop
5 Makanan yang Harus Dihindari Setelah Berolahraga dan Alasannya Foto: Thinkstock
Jakarta - Hanya karena telah melakukan olahraga cukup lama, seseorang kerap ingin memberikan 'hadiah' atas kerja keras yang telah dilakukan. Namun, seringnya 'hadiah' tersebut berupa makanan yang kurang baik untuk kesehatan. Ada juga yang memilih untuk memakan makanan sehat, namun sebenarnya tidak baik apabila dikonsumsi setelah olahraga. Seperti yang dilansir oleh Byrdie, lima makanan sebenarnya harus dihindari setelah berolahraga.

1. Makanan Lemak Tinggi
Foto: iStock

Makanan dengan kandungan lemak tinggi, baik yang berasal dari lemak sehat seperti minyak kelapa atau lemak jahat seperti junk food, sebaiknya tidak dikonsumsi setelah olahraga. Menurut Courtney Bentley, seorang pelatih pribadi dan ahli gizi olahraga, makan makanan berlemak setelah olahraga akan memperlambat kinerja cepat pencernaan yang dialami tubuh Anda.

"Dibutuhkan sembilan gram energi untuk mencerna 1 gram lemak. Jadi, dengan memperlambat kinerja tersebut, kamu tidak melakukan apapun untuk mempercepat metabolisme dan membentuk tubuhmu," tambah Courtney.

2. Kacang-Kacangan dan Selai Kacang
Foto: Getty Images

Kacang mentah dan selai kacang, seperti kacang almond atau mete, sebenarnya bagus untuk kesehatan. Namun, kacang-kacangan adalah sumber protein dengan lemak tinggi sehingga tidak ideal dikonsumsi setelah olahraga. Alasannya pun sama, yaitu karena dapat memperlambat metabolisme tubuh.

3. Daging Merah
Foto: Thinkstock

Mungkinkah Anda pernah mengapresiasi diri dengan makan siang lengkap setelah berolahraga? Sebaiknya hindari mengonsumsi daging merah yang tinggi lemak.

"Lemak jenuh yang terkandung dalam daging merah tidak hanya dapat memperlambat metabolisme, tetapi juga mengganggu daya ingat dan proses Anda menerima informasi," kata Kyra Williams, yang juga berprofesi sebagai pelatih olahraga pribadi bersertifikat dan pelatih angkat beban.

Salah satu fungsi olahraga adalah meningkatkan kinerja otak. Dengan mengonsumsi daging merah, manfaat tersebut tidak akan maksimal didapatkan. Lebih baik ganti dengan ikan tinggi protein (yang tidak digoreng) untuk mengganti daging merah sebagai lauk.

4. Kopi
Foto: iStock

Cukup banyak orang yang meminum kopi setelah berolahraga. Padahal kopi membuat seseorang mudah dehidrasi. Instruktur fitness, Diana Mitrea, mengatakan bahwa meminum kopi hanya akan membuat Anda semakin dehidrasi meskipun sebelumnya telah meminum air mineral. Mengonsumsi air putih dan minuman elektrolit setelah Anda berolahraga sangat diperlukan untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang.

5. Smoothie Tinggi Gula
Foto: iStock

Smoothie sebenarnya terdengar sehat, namun banyak orang yang salah kaprah dalam pemilihan bahan untuk smoothie. Menurut Mitrea, jika Anda hanya membakar 300 kalori dalam kelas spinning, mengonsumsi 600 kalori smoothie buah berry sebenarnya tidak perlu.

"Yang perlu dikonsumsi setelah olahraga itu adalah makanan tinggi protein dan serat untuk meningkatkan energi dan mengembalikan vitamin-vitamin yang kamu butuhkan," tambah Mitrea.

Lalu apa sebaiknya yang harus dikonsumsi setelah olahraga? Menurut pelatih olahraga selebriti Ashley Guarrasi, setelah olahraga yang perlu dilakukan adalah mengembalikan cairan tubuh yang hilang, menjaga kinerja metabolisme, mengembalikan jumlah glikogen dalam tubuh, yaitu bentuk glukosa yang disimpan dalam liver dan otot. Terdapat tiga makanan yang dapat sekaligus melakukan ketiga hal tersebut, yaitu pisang, pati, dan protein murni.

Pisang bisa menjadi pengganti smoothie. Kandungannya yang tinggi potassium dan karbohidrat dapat mengembalikan tenaga yang hilang setelah berolahraga. Sementara itu pati, termasuk nasi, jagung, maupun kentang, mengandung maltodextrin, yaitu karbohidrat kompleks yang dapat diserap langsung oleh usus. Karena penyerapan langsung ini, sistem pencernaan akan mencerna protein dengan lebih cepat tanpa risiko meningkatnya lemak tubuh.

Protein murni dapat ditemukan dari bubuk protein whey yang dapat dengan mudah dicerna tubuh. Protein sebenarnya diperlukan setelah berolahraga untuk membentuk otot. Karena penyerapannya yang cepat, pemulihan setelah berolahraga akan berlangsung dengan cepat pula. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Photo Gallery

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com