Rabu, 01/03/2017 16:30 WIB

Raja Salman Tiba di Indonesia, Desainer Hijab: Itu Potential Customer

Arina Yulistara - wolipop
Raja Salman Tiba di Indonesia, Desainer Hijab: Itu Potential Customer Foto: Pool/Panca Syurkani MI.
Jakarta - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud tiba di Indonesia hari ini, Rabu (1/3/2017). Kedatangan Raja Salman disambut sukacita oleh masyarakat Indonesia termasuk para desainer. Menurut beberapa perancang busana khususnya muslim, kedatangan Raja Salman akan memberikan pengaruh baik untuk Indonesia.

Saat berbincang eksklusif dengan Wolipop, Ali Charisma selaku National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) menuturkan bahwa hadirnya Raja Salman tentu akan berpengaruh besar terhadap berbagai sektor di Indonesia. Namun tidak memberikan pengaruh langsung kepada industri mode di Tanah Air.

"Menurut saya secara general pasti pengaruhnya positif tapi untuk industri mode kembali lagi ke pengusaha fashionnya sendiri. Ini momen yang seharusnya kita buat program karena Indonesia sedang menjadi sorotan. Tapi tergantung juga ke panitianya yakni pemerintah Indonesia. Kalau kita dikasih kesempatan di event-event-nya terkait kedatangan Raja Arab pasti sangat membantu industri mode Indonesia. Tapi kalau cuma nanti yang diperkenalkan kulinernya misalnya ya mereka hanya kenal kulinernya saja," papar Ali kepada Wolipop di Galeri Indonesia Kaya (GIK), Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2017).

Raja Salman Tiba di Indonesia, Desainer Hijab: Itu <i>Potential Customer</i>Foto: Mohammad Abduh/Wolipop (Monika Jufry)

Senada dengan Ali, desainer hijab Monika Jufry juga memberikan pandangannya. Memang kedatangan Raja Salman akan memberikan pengaruh positif di beberapa bidang tapi untuk industri fashion efeknya tidak terlalu besar.

Pasalnya belum ada undangan dari pemerintah untuk mengajak para desainer maupun pengusaha fashion lokal khususnya busana muslim dalam rangka merayakan kedatangan Raja Salman. Padahal menurut pemilik brand Sessa itu, Raja Salman bersama rombongannya merupakan potential customer yang bisa membawa pengaruh besar terhadap perkembangan industri mode hijab Indonesia ke depannya.

"Sampai saat ini belum ya diminta menunjukkan fashion muslim untuk kedatangan Raja Arab. Mungkin jadwal beliau di sini kan sudah disiapkan jauh-jauh hari dan tujuannya lebih ke pemerintahan. Tapi untuk industri mode seharusnya bisa jadi momen yang bagus untuk memperkenalkan fashion muslim Indonesia. Biasanya orang Arab itu kan juga potential customer. Jadi nggak hanya pariwisata Indonesia yang dikenal tapi keragamannya, termasuk industri fashion muslim Indonesia," terang Monika ketika diwawancarai Wolipop.

Desainer hijab lainnya Hannie Hananto pun mengatakan seharusnya para pelaku industri mode Tanah Air dilibatkan oleh pemerintah Indonesia dalam menyambut kedatangan Raja Salman. Momen ini bisa dimanfaatkan untuk membawa industri fashion muslim agar lebih bergaung lagi di dunia.

"Seharusnya kedatangan Raja Salman bisa mengundang para pelaku industri fashion muslim Indonesia atau komunitas perempuan muslim itu diundang. Kita seharusnya dilibatkan karena kami mengharapkan dana untuk mengembangkan industri fashion muslim ini tapi sayangnya kami tidak diajak terlibat," tandas Hannie.
Raja Salman Tiba di Indonesia, Desainer Hijab: Itu <i>Potential Customer</i>Foto: Mohammad Abduh (Irna Mutiara)

Irna Mutiara juga mengomentari saat ditanya terkait pengaruh kedatangan Raja Salman ke Indonesia terhadap industri mode Indonesia. Menurut pemilik label gaun pengantin muslim Irna La Perle itu, hadirnya Raja Salman juga akan memberikan efek terhadap perkembangan busana muslim Indonesia.

"Ini kan sesuatu yang surprise ya, dia seorang Raja Arab dan ke sini nggak dengan tangan hampa, bawa rombongan, pasti bawa dana investasi di sini. Ini pasti akan berkaitan ke berbagai sektor termasuk busana muslim. Busana muslim kan juga salah satu penopang sektor ekonomi kreatif. Nggak dihubungkan pun pasti ada pengaruhnya apalagi kalau memang kita dengan sengaja misalnya para desainer kumpul menghadap presiden untuk membuatnya gimana supaya terekspos lagi karena Indonesia punya cita-cita menjadi fashion muslim dunia. Kalau busana muslim ingin terdengar gaungnya ini kesempatan bagus dan harusnya kita bisa tampil. Karena kalau baju kita diborong oleh Raja Arab dan rombongannya pastikan itu melibatkan desainernya, pabrik tekstilnya, pengrajinnya, penyulam payetnya karena mereka suka bling-bling, itu pasti akan terbawa semua ya," jelas Irna panjang lebar saat ditemui Wolipop di Grand Indonesia.

Ingin ikut Umrah gratis dan hadiah uang tunai total ratusan juta rupiah? Yuk, ikut audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017! Daftar DI SINI. (ays/ays)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com