Selasa, 07/02/2017 12:34 WIB

Pasangan Gay Curhat Ditolak Fotografer untuk Memotret di Hari Pernikahannya

Hestianingsih - wolipop
Pasangan Gay Curhat Ditolak Fotografer untuk Memotret di Hari Pernikahannya Foto: Thinkstock
Jakarta - Pernikahan adalah sebuah momen istimewa yang wajib diabadikan dalam album foto bagi sebagian besar pasangan pengantin. Namun seorang fotografer pernikahan menolak untuk memotret sepasang pengantin yang akan melangsungkan pernikahannya.

Fotogafer yang diketahui bekerja di Premiere Productions itu menolak salah satu kliennya karena alasan prinsip dan perspektif agama. Kliennya yang akan menikah itu, adalah Mike Cerantola dan tunangannya Victor Rivas yang merupakan pasangan gay.

Mendapat penolakan, Mike pun mengungkapkan kekesalannya lewat Facebook. Ia menulis bahwa dirinya merasa sakit hati telah ditolak karena orientasi seksnya. Postingan Mike lantas mengundang reaksi dari banyak pengguna Facebook lainnya yang mengungkapkan keprihatinannya.

"Semua orang yang kenal aku tahu kalau aku orang yang baik dan tidak akan pernah berniat jahat... tapi ditolak oleh seorang fotografer untuk memotret pernikahanku karena aku gay sedikit membuatku sakit hati. Tidak akan ambil hati. Aku akan mencari yang lain, tapi ingin meningkatkan kewaspadaan bagi orang lain yang juga berada di kapal (Gay) yang sama," tulisnya, seperti dikutip dari Yahoo Style.

Dalam wawancara dengan CTV Montreal, Mike bercerita kronologi penolakan itu. Ia dan tunangan membuat janji dengan sang fotografer, Giulino Granata, untuk bertemu membicarakan konsep pernikahan. Kemudian Giulino menanyakan di mana lokasi pemotretan akan dilakukan; di rumah mempelai pria atau wanita.

"Aku bilang kalau hanya akan ada satu rumah, karena kami sudah tinggal bersama, dan aku bilang juga tidak ada mempelai wanita; kami dua pria," tuturnya.

Begitu tahu kalau kliennya adalah pasangan gay, fotografer asal Kanada itu menyampaikan surat yang menyatakan keberatannya. Ia menolak untuk memotret momen pernikahan mereka.

Dalam suratnya, Giulino menulis, "Mike, aku minta maaf tidak bisa memotret pernikahan ini karena bertentangan dengan keyakinan agamaku secara pribadi. Aku sangat minta maaf, dan aku harap kamu tidak tersinggung. Aku berharap kamu sukses, dan bisa menemukan apa yang dicari."

Penolakan Giulino ini dianggap telah melanggar hak-hak asasi yang telah dinyatakan dalam Quebec Charter of Human Rights and Freedoms. Kebijakan tersebut telah ditetapkan sejak 1977. Atas bentuk diskriminasi ini, Mike dan Victor disarankan untuk membawanya ke jalur hukum.

"Anda tidak bisa mendiskriminasi orang atas orientasi seksualnya, terutama jika menyangkut bisnis komersil yang tersedia untuk publik," ujar Fo Niemi dari Center for Research-Action, bagian Race Relations.

Postingan Mike tentang penolakannya telah mengundang simpati. Sejumlah fotografer menawarkan diri untuk memotret pernikahan Mike dan Victor, bahkan beberapa ada yang bersedia melakukannya tanpa dibayar. (hst/ami)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com