Senin, 30/01/2017 16:19 WIB

Mulai Maret, Produk Perajin Indonesia Masuk IKEA

Daniel Ngantung - wolipop
Mulai Maret, Produk Perajin Indonesia Masuk IKEA Foto: Ari Saputra
Jakarta - IKEA Indonesia terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung penuh perajin Tanah Air. Komitmen itu ditandai dengan kerja sama antar raksasa produk rumah tangga asal Swedia tersebut dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA).

Kolaborasi tersebut melahirkan 'Teras Indonesia' yaitu sebuah wadah bagi perajin lokal kelas usaha kecil menengah (UKM) untuk memamerkan produknya di toko IKEA Indonesia.

"Sudah menjadi bagian dari tanggung jawab kami di IKEA Indonesia untuk selalu memberi dukungan kepada industri lokal. Salah satunya melalui program Teras Indonesia," kata Mark Magee, General Manager IKEA Indonesia saat jumpa pers di IKEA Alam Sutera, Tangerang Selatan, Senin (30/1/2017).

Mulai Maret, Produk Perajin Indonesia Masuk IKEAFoto: Daniel Ngantung/Wolipop

Sebanyak 30 UKM yang berada di bawah naungan YDBA mendapat kesempatan untuk memamerkan sekaligus menjual karyanya. Mereka terpilih setelah melalui proses pengurasian oleh pihak IKEA.

Namun sebelum pamer karya, para peserta juga akan diberi semacam coaching clinic dari IKEA untuk mengasah retailing skill mereka. Materinya beragam mulai dari soal merchandising, pricing, dan displaying. Tujuannya agar para pelaku UKM siap untuk memasuki pasar dunia. "Tentunya kami berharap kolaborasi ini dapat membawa mereka ke level yang lebih tinggi," kata Ketua Pengurus YDBA Henry C. Widjaja.

Mulai Maret, Produk Perajin Indonesia Masuk IKEAFoto: Daniel Ngantung/Wolipop

Adapun produk yang ditawarkan UKM cukup bervariasi bergantung pada tema dua bulanan yang diusung IKEA. Mulai dari produk makanan sampai perabotan rumah tangga yang terbuat dari kerajinan tangan. Setiap UKM nantinya akan mendapat lahan seluas 2x2 meter di perhalatan itu.

Teras Indonesia baru mulai dibuka pada awal Maret mendatang dan akan berlangsung sepanjang 2017 di akhir pekan pertama setiap bulan. "Digelar sebulan sekali untuk memberi kenyamanan waktu bagi UKM yang datang dari luar Jabodetabek," kata Mark. Beberapa di antaranya bahkan datang dari Sumatera dan Kalimantan.

Mulai Maret, Produk Perajin Indonesia Masuk IKEAFoto: Ari Saputra

Mark juga memastikan, pihak IKEA sama sekali tidak mengambil keuntungan dari penjualan tersebut. Semua keuntungan sepenuhnya masuk ke kantong UKM. "Tidak ada pula niatan kami untuk meningkatkan jumlah pengunjung selama acara berlangsung," tambah dia.

Sebetulnya, ini bukan kali pertama produk-produk buatan Indonesia masuk ke IKEA. Indonesia adalah salah satu negara yang menjadi pemasok produk IKEA sejak 20 tahun lalu, jauh sebelum IKEA membuka toko pertamanya di Indonesia pada Oktober 2014.

Saat ini, jumlah produk buatan Indonesia telah mencapai 8 persen dari total produk IKEA di seluruh dunia. Semuanya diekspor ke hampir 400 toko IKEA yang tersebar di 40 negara. (dtg/dtg)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com