Love Expert
Anna Surti Ariani

Psikolog Anak dan Keluarga
Psikolog di Klinik Terpadu Universitas Indonesia, Pendiri Situs Pranikah, Twitter: @AnnaSurtiNina
Selasa, 17/01/2017 08:57 WIB

Apakah Normal Jika Selalu Rindu Berlebihan Pada Kekasih?

Anna Surti Ariani - Wolipop
Apakah Normal Jika Selalu Rindu Berlebihan Pada Kekasih? Foto: Thinkstock
Jakarta - Saya menjalin hubungan dengan pasangan saya lebih dari 6 bulan. Dulunya saya tidak pernah seperti ini. Namun,sekarang ini, saya selalu kangen dengan pasangan saya ini bahkan setelah meet up sekalipun, begitu juga sebaliknya. Apakah ada pengaruh secara psikologis selain rasa nyaman? Karena perasaan itu terkadang kami sering merasa tidak enak satu sama lain karena kami berdua sama-sama sibuk, bagaimanakah cara menyikapi hal tersebut agar rasa kangen menimbulkan efek yg positif?

(Welda, 21 Tahun)

Jawab:

Hai Welda,

Adanya rasa kangen sebetulnya merupakan tanda bahwa hubungan telah memberikan rasa nyaman. Semakin terasa bahwa satu sama lain saling merasa memiliki. Rasa kangen juga bisa meningkatkan motivasi dalam berhubungan, artinya menjadi berusaha melakukan hal-hal baik terhadap pasangan. Satu lagi, rasa kangen bisa berarti Anda berdua memasuki cinta yang romantis. Perlu saya sampaikan bahwa cinta romantis biasanya terjadi di bulan-bulan atau tahun-tahun pertama sebuah hubungan, dan setelahnya akan butuh usaha keras untuk mencapainya (karena digantikan oleh cinta yang lebih matang).

Kangen berlebihan kadang bisa mengganggu hubungan juga lho. Contohnya kita jadi berharap pasangan kita merasakan hal yang sama dengan kita, lalu marah jika ternyata dia tidak kangen. Padahal boleh-boleh saja kan pasangan tidak sedang kangen kita pada waktu yang bersamaan, mungkin dia kangen di waktu yang berbeda. Jika kangen berlebihan, kadang kita jadi berharap sekali si dia akan segera membalas pesan kita, padahal bisa jadi di waktu yang sama ia sedang sibuk. Perbedaan antara harapan dan kenyataan kadang membuat pasangan jadi bertengkar.

Untuk diri sendiri, kangen berlebihan juga bisa menjadi masalah. Contohnya kita jadi kesulitan konsentrasi untuk belajar atau bekerja ketika sedang kangen berat. Jika kesulitan menghubungi pasangan, kita kadang jadi memikirkan hal-hal buruk tentang dirinya atau tentang hubungan ini. Misalnya jadi berpikir bahwa pasangan sedang bersama dengan orang lain sehingga sulit dikontak.

Pada dasarnya apapun yang berlebihan tidak baik. Jadi saat ini adalah waktu yang baik buat Anda berdua agar bisa belajar mengendalikan rasa kangen ini. Walaupun kangen, Anda masing-masing harus bisa tetap fokus dalam belajar atau dalam bekerja. Anda berdua juga tak perlu memaksakan diri untuk menghubungi pasangan, dan belajar percaya bahwa pasangan sedang melakukan hal-hal baik juga. Boleh kok mengontak pasangan, namun tak perlu memaksa jika belum juga dibalas. Nikmatilah selalu rasa rindu ini, karena ini akan menjadi kenangan yang indah, yang akan kembali memotivasi Anda berdua untuk mencintai satu sama lain saat memasuki fase-fase sulit di tahun-tahun berikutnya. Setelahnya, selamat datang di cinta yang lebih matang. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177