Jumat, 13/01/2017 10:47 WIB

Amankah Wanita Berolahraga Saat Menstruasi?

Hestianingsih - wolipop
Amankah Wanita Berolahraga Saat Menstruasi? Foto: thinkstock
Jakarta - Saat menstruasi, wanita biasanya enggan berolahraga. Selain karena takut merasa tidak nyaman dan perut kram, mitos yang beredar menyebutkan olahraga sebaiknya dihindari ketika menstruasi sehingga membuat mereka makin tak semangat beraktivitas fisik.

Faktanya, olahraga tetap bisa dan aman dilakukan bahkan ketika darah menstruasi sedang banyak-banyaknya keluar. Aktif bergerak tidak akan memengaruhi kondisi Anda ketika menstruasi. Begitu pun sebaliknya, menstruasi tidak berpengaruh banyak terhadap aktivitas olahraga Anda.

Aktif bergerak, justru bisa membantu mengurangi nyeri atau kram saat menstruasi. Dokter spesialis kandungan Maria Sophocles, M.D., menerangkan bahwa keringat yang keluar saat olahraga bisa mencegah perut kram.
Foto: ilustrasi/thinkstock

Maria menyarankan untuk mencegah rasa tidak nyaman saat PMS atau menjelang menstruasi, sebaiknya lakukan olahraga dengan intensitas sedang selama 150 menit, atau cukup 75 menit jika itensitasnya tinggi. Lakukan olahraga secara rutin tiap minggu, terutama latihan kekuatan seperti push-up, pull-up dan back-up. Melatih kekuatan otot sangat penting untuk meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan, termasuk ketika menstruasi.

"Tidak ada alasan untuk menyesuaikan rutinitas olahraga Anda selama menstruasi, kecuali jika darahnya keluar sangat banyak dan tubuh terasa lelah," terang Alyse Kelly-Jones, M.D., spesialis kandungan berbasis di Carolina Utara, Amerika Serikat.

Bagaimana dengan berenang? Apakah memungkinkan melakukan olahraga ini saat menstruasi? Tak sedikit wanita yang takut berenang saat menstruasi karena khawatir tidak higienis dan darah menjadi bocor sehingga mengotori kolam.
Foto: ilustrasi/thinkstock

Pakar kandungan dari Yale School of Medicine, Dr. Mary Jane Minkin mengatakan aman-aman saja berenang saat menstruasi. Asalkan, Anda sudah memakai pembalut dengan benar.

"Berenang di mana saja aman. Tidak apa-apa, sehat, untuk perenang yang lain juga," tuturnya seperti dikutip dari Self.

Jika dilakukan di dalam air bersuhu dingin, berenang sebenarnya bisa sedikit memperlambat aliran darah yang keluar terlalu deras. "Banyak wanita merasa ketika mereka renang di air dingin, darah mereka tidak keluar terlalu banyak. Suhu dingin akan sedikit menjepit pembuluh darah untuk sementara waktu," jelasnya. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Photo Gallery

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com