Senin, 05/12/2016 17:43 WIB

Intimate Interview

Duo Merrie dan Ninda, Lepas Karier di Perusahaan Besar Demi Salon BloBar

Alissa Safiera - wolipop
Duo Merrie dan Ninda, Lepas Karier di Perusahaan Besar Demi Salon BloBar Foto: Zaky Akbar
Jakarta - Memulai bisnis startup bukan hal mudah. Apalagi ketika sudah memiliki jabatan di sebuah perusahaan besar. Untuk terjun berbisnis sudah pasti pilihan sulit, mengingat perlu membangun segalanya dari nol dan risiko keuntungan yang naik turun di kemudian hari.

Nekat namun memiliki perencanaan matang rasanya perlu jadi pegangan bagi mereka yang ingin mencoba berbisnis dan melepas karier. Setidaknya begitu yang terjadi pada duo di balik salon BloBar, Merrie Elizabeth dan Ninda Ramandiani.

Duo Merrie dan Ninda sama-sama pernah bekerja untuk perusahaan besar sebelum akhirnya memutuskan resign demi berbisnis sendiri. Merrie bekerja di salah satu perusahaan rokok, sementara Ninda pada perusahaan fashion. Keduanya pun bertemu karena sama-sama berkuliah magister bisnis di salah satu universitas ternama di Jakarta.

Ide membangun bisnis awalnya datang dari Merrie, yang kemudian mengajak adik kelasnya Ninda untuk bergabung. Bisnis di bidang kecantikan pun dipilih, karena menurut Ninda dan Merrie, sangat banyak yang bisa dieksplorasi dari bisnis kecantikan, khususnya di Indonesia.

"Beauty pasarnya luas dari head to toe, bisa rambut, bisa kosmetik, bisa kulit. Tapi nggak ada salon yang fokus pada coloring. Kita kenalkan konsep ombre pertamakali ke Indonesia di Desember 2014. Tiga bulan kita coba masuk, ternyata pecah banget! Market responnya bagus banget," ungkap Merrie saat berbincang dengan Wolipop di TM Studio, Gatot Subroto, Jakarta Pusat, beberapa waktu yang lalu.

BloBar sendiri dibuat dari modal yang ada di tabungan masing-masing, saat masih menjadi karyawan. "Sekitar Rp 200 juta," kata Merrie. "Ini benar-benar pakai uang tabungan sendiri, habis untuk BloBar. Jadi kalau gagal kita nggak punya apa-apa lagi. Itu salah satu alasan kita kerja keras banget buat BloBar ini," imbuh Ninda.
Duo Merrie dan Ninda, Lepas Karier di Perusahaan Besar Demi Salon BloBarFoto: Zaky Akbar
Untuk menarik atensi masyarakat, duo BloBar ini mengundang media dan para beauty blogger pada acara rilisnya salon yang berlokasi di Kemang itu, sekitar setahun lalu. Blobar juga bekerjasama dengan brand kecantikan lokal lainnya sebagai pendukung event.

Dari sana, nama BloBar semakin familiar di telinga para pecinta kecantikan sebagai salon yang khusus pada pengecatan rambut, juga desain salonnya yang minimalis dan unik. Tak makan waktu lama, bisnis ini kian besar dan menjanjikan sampai membuat Forbes merilik BloBar untuk artikel pengusaha muda yang inspiratif.

"Stasiun TV mulai banyak yang meliput dan akhirnya jadi viral. Itu sangat membantu marketing," ujar Merrie.

Dalam waktu sembilan bulan, BloBar sukses balik modal. Merrie dan Ninda pun mulai memperbesar jangkauan pasarnya. Surabaya kemudian dipilih menjadi lokasi potensial berikutnya. Walau sudah terbilang besar dalam waktu dua tahun, namun Merrie dan Ninda masih memegang semuanya sendiri, dari konseptor, marketing, akuntan dan lainnya.

"Pertamakali buka di Surabaya aku satu bulan di sana. Merry memang tinggal di Malang, dan dia pindah ke Surabaya. Jadi Merrie mengorbankan hidupnya di Jakarta demi BloBar Surabaya. KIta in charge bareng, aku di Jakarta karena Jakarta adalah tulang punggung BloBar jadi nggak mungkin ditinggal. Setiap hari kita teleponan untuk diskusi pekerjaan atau sekadar sharing," ungkap Ninda.

Layaknya bisnis startup lain, ada saja kisah jatuh bangun yang dialami dua sahabat ini. Mulai dari merasakan susahnya mencari pekerja yang memiliki integritas, ditipu vendor, juga saat ditolak brand atau investor untuk ajakan kerjasama.

Selain hal-hal tadi, masalah yang dasar seperti nama pun jadi kendala untuk dua sahabat ini. BloBar dibuat Merrie dan Ninda sebagai salon untuk tempat kumpul, dari kata 'Blow' dan 'Bar'. Seiring berjalannya waktu, ada saja pihak yang membuat nama serupa dan membingungkan konsumen.

"Nama itu memang sangat umum dan sangat ear catching. Di 2014 nama itu nggak ada yang pakai. kita seneng banget nama itu karena gampang diinget. Ternyata seiring BloBar naik, di beberapa tempat pakai nama BloBar juga, cuma bedanya pakai 'W' atau apa. Ada dari Depok, Bekasi, luar kota, pasti banyak," ujar Ninda.

Merrie dan NInda mengaku tak mau mempermasalahkan soal nama. Mereka pun memutuskan untuk mencari nama baru yang rencananya akan rilis tahun depan. Selain nama, ada rencana yang lebih besar lagi dari Merrie dan Ninda, yaitu membuka cabang ketiga mereka di kota lain. BloBar juga akan mengeluarkan produk cat rambut sendiri di tahun mendatang.
(asf/asf)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com