Jumat, 16/09/2016 13:47 WIB

Laporan dari New York

Jual Karya Desainer Tanah Air, Indonesia Fashion Gallery Resmi Dibuka di NY

Arina Yulistara - wolipop
Jual Karya Desainer Tanah Air, Indonesia Fashion Gallery Resmi Dibuka di NY Foto: Arina Yulistara/Wolipop
Jakarta - New York menjadi salah satu pusat mode dunia. Tak heran bila New York menjadi ukuran para desainer Indonesia untuk bisa mengekspansi bisnisnya ke pasar internasional. Beberapa desainer Tanah Air pun berusaha pamer karya di New York agar rancangannya dilirik masyarakat dunia.

Pamer karya saja tak cukup tanpa adanya fasilitas di mana para desainer dapat menjual produk mereka secara langsung kepada konsumen. Sebagai solusi, hadirlah Indonesian Fashion Gallery (IFG), butik yang khusus menjual produk-produk desainer Indonesia. IFG telah resmi dibuka di New York, pada Rabu (14/9/2017).

IFG dibentuk oleh media relation yang menjadi sarana desainer Indonesia untuk tampil di berbagai pekan mode dunia, Indonesian Creative Hub (ICH), sejak awal 2016. "Tujuannya memang memfasilitasi mereka untuk mengembangkan bisnis di USA. Kita sebenarnya sudah buka sejak awal 2016 tapi lokasinya masih pindah-pindah waktu itu untuk test market. Sekarang baru buka karena lebih laku di sini," ujar pendiri ICH, Teti Nurhayati, kepada Wolipop di IFW, Park Avenue, New York, Amerika Serikat.

Terdapat sembilan desainer yang sudah bergabung dengan IFG. Beberapa di antaranya adalah Alleira, Zaskia Sungkar, Iwan Tirta, Mel Ahyar, Vivi Zubedi, Anniesa Hasibuan, C by Angel, Fabiola dan Indah Kalalo, hingga Coreta Indonesia. Para desainer memasukkan produk mereka ke IFG untuk menyasar masyarakat New York.

Pembukaan IFG di New York sendiri pada Rabu (14/9/2016) berlangsung meriah. Tamu yang hadir berasal dari berbagai kalangan yang berkecimpung di dunia fashion, misalnya saja pendiri Couture Fashion Week, Andres Aquino. Ada pula beberapa media lokal hingga perwakilan pemerintah RI di New York. Duta Besar Perwakilan Tetap Republik Indonesia (Dubes PTRI) untuk PBB di New York Dian Triansyah Djani juga hadir untuk memberikan dukungan pada IFG.

Ada pula Benny YP Siahaan, selaku Acting Konsul Jenderal RI, yang turut senang atas didirikannya butik yang menjual hasil karya desainer Indonesia di New York. Menurutny, industri fashion di Indonesia semakin berkembang dari tahun ke tahun. Mulai banyak desainer yang berani menjejakkan langkah ke pasar dunia seperti di New York yang merupakan salah satu kota mode terbesar.

"Saya senang karena industri mode di Indonesia mulai bagus bahkan ada yang sudah menggapai market orientasi di luar. Dengan adanya IFG ini berarti kita bukan hanya mempromosikan Indonesia di New York tapi juga seluruh dunia. Kami perwakilan dari KJRI sangat bangga, New York itu Ibu Kota dunia, pusatnya budaya, ekonomi, segala macam, ketika mereka bisa survive di sini maka mereka akan lebih mudah survive di mana-mana," tutur Benny saat diwawancara Wolipop ketika pembukaan IFG yang beralamat di 108 East 32 Street, Park Avenue.

Acara pembukaan juga diisi dengan fashion show karya para desainer yang menjual produknya di IFG. Model Laura Muljadi dan Whulandary Herman sempat hadir untuk merepresentasikan busana rancangan Anniesa Hasibuan bertajuk D'Jakarta yang banjir pujian serta menjadi sorotan pasca tampil di New York Fashion Week (NYFW) Spring/Summer 2017. (aln/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com