Kamis, 08/09/2016 11:30 WIB

Dorothy Wang, Putri Miliuner Amerika yang Pilih Berbisnis Perhiasan 'Murah'

Intan Kemala Sari - wolipop
Dorothy Wang, Putri Miliuner Amerika yang Pilih Berbisnis Perhiasan Murah Foto: Intan Kemala Sari/Wolipop
Jakarta - Perhiasan seakan menjadi sahabat wanita yang sulit dipisahkan. Atas dasar itulah, Dorothy Wang memilih untuk berbisnis perhiasan meskipun ia adalah seorang putri dari seorang miliuner asal Amerika yang bergerak di bidang real estate, Roger Wang yang merupakan chairman dari Golden Eagle Retail Group Limited, sebuah grup perusahaan yang memiliki 17 toko retail di China dengan kekayaan senilai US$ 3.8 miliar atau setara dengan Rp 49,7 triliun.

Saat berbincang dengan Wolipop, wanita kelahiran 1988 itu mengaku mulai tertarik dengan dunia perhiasan sejak dirinya duduk di bangku kuliah. Ia memiliki naluri tajam terhadap fashion terutama perhiasan. Maka dari itu, Dorothy mantap terjun untuk mendesain perhiasan.


"Sejak aku masih muda, aku sangat tertarik untuk berbisnis perhiasan. Aku ingin membuat perhiasan yang terlihat mewah namun bisa dijual dengan harga yang terjangkau," ujar Dorothy saat berbincang dengan Wolipop di Keraton At The Plaza, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Saat ini, lulusan University of Southern California Annberg jurusan komunikasi itu masih terus berusaha mengembangkan bisnisnya. Sebagai permulaan, bisnis perhiasan dengan label #Fabuluxe itu menghadirkan kalung dengan warna emas dan perak dengan berbagai macam jenis bandul sebagai item utama yang dirilis.

Perhiasan yang dijualnya itu berkisar antara US$ 28 hingga US$32 atau setara dengan Rp 366 ribu hingga Rp 420 ribuan. Ia sengaja menjual dengan harga terjangkau untuk menunjukkan kepada orang-orang di sekitar sekaligus penggemarnya bahwa semua wanita bisa terlihat cantik dan menarik dengan perhiasan meskipun harganya tidak mahal.

"Aku ingin menunjukkan kepada semua penggemarku bahwa mereka tidak harus menjadi kaya dan punya banyak uang untuk bisa membeli perhiasan. Kamu bisa membelinya dengan harga itu dan tetap terlihat cantik," lanjut wanita berdarah China itu.

Untuk saat ini, perhiasannya dijual secara online melalui situs belanja serta beberapa retailer. Ia pun kerap mengunggah produk yang dijualnya melalui social media seperti Snapchat dan Instagram dengan menambahkan beberapa hashtag yang menurutnya sangat membantu dalam memasarkan produknya.

Dorothy pun mengaku ingin memiliki toko perhiasan tetapi tidak dalam waktu dekat ini. Baginya, berbisnis perhiasan merupakan kegiatan yang mengasyikkan. Selain belajar menjadi entrepreneur, ia pun senang karena ini adalah salah satu cara untuk berinteraksi dengan para penggemarnya. Melalui situs belanja yang dibuatnya, ia bisa mengetahui siapa saja dan dari mana saja orang-orang yang membeli perhiasannya.

Selain disibukkan dengan berbisnis perhiasan, koresponden fashion untuk acara The Steve Harvey Show itu juga menjadi salah satu pemain pada acara dokumenter realiti tv #RichKids of Beverly Hills. Acara yang tayang di saluran tv berbayar E! mulai Sabtu, 10 September pukul 11.30 WIB ini mengisahkan tentang kehidupan sekelompok anak muda dari kalangan elit yang menjalani masa peralihan menuju pendewasaan.

Tak hanya Dorothy saja, ada beberapa orang yang menjadi pemain di dalam serial realiti yang sudah memasuki musim ke-empat ini. Di antaranya ada EJ Johnson, anak dari mantan pebasket LA Lakers Earvin Johnson yang kini menjadi seorang entrepreneur di bidang makanan dan olahraga dan Morgan Stewart, anak dari pengembang real estate sukses, Herb Stewarts. (itn/itn)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com