Senin, 05/09/2016 19:32 WIB

5 Hal Tentang Tes Kehamilan Pakai Test Pack yang Wanita Perlu Tahu

Eny Kartikawati - wolipop
5 Hal Tentang Tes Kehamilan Pakai Test Pack yang Wanita Perlu Tahu Foto: thinkstock
Jakarta - Test pack menjadi alat tes kehamilan yang lazim digunakan wanita saat haid tak kunjung datang dan sudah lewat dari jadwal. Apalagi jika kehamilan ini memang sudah dinantikan. Namun pemakaian test pack ini terkadang bisa membingungkan, apalagi jika Anda belum pernah mencobanya sama sekali sebelumnya.

Berbagai pertanyaan bisa saja muncul mulai dari bagaimana cara menggunakan test pack, kapan waktu terbaik menguji kehamilan dengan test pack hingga bagaimana cara membaca hasil uji tes tersebut. Agar tidak tersesat saat mencoba test pack untuk pertamakalinya, berikut lima hal yang perlu diketahui:

1. Test Pack Mahal atau Murah?

Harga test pack yang ada di pasaran saat ini berbeda-beda. Biasanya perbedaannya adalah pada cara penggunaannya dan 'kecanggihannya'. Test pack mahal umumnya mengklaim dapat mendeteksi hormon hCG meskipun kadarnya masih rendah. Hormon hCG merupakan hormon yang hanya ada pada wanita hamil. Dan test pack mahal juga mengklaim dapat menguji kehamilan dengan urine kapanpun tanpa harus menunggu urine pertama di pagi hari dan hasilnya tetap akurat. Sedangkan test pack murah biasanya hasilnya akan lebih akurat jika dilakukan dengan urine di pagi hari yang masih terkonsentrasi.

Lantas apakah hasil test pack mahal dan murah ini berbeda? Jika memang Anda hamil, diuji dengan test pack mahal atau murah hasilnya akan tetap positif. Oleh karena itulah, seperti dikutip redbook, biasanya Anda disarankan melanjutkan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui kebenaran dari hasil uji test pack tersebut.

2. Waktu Tes Kehamilan

Pada umumnya, petunjuk di test pack menyarankan Anda melakukan uji kehamilan di pagi hari saat baru bangun tidur. Hal itu karena urin di pagi hari masih terkonsentrasi sehingga lebih mudah mendapatkan kadar hCG di dalam tubuh. Sementara jika tes dilakukan di siang hari atau malam hari, hasilnya bisa samar karena urine Anda sudah banyak tercampur dengan air yang dikonsumsi.

3. Hasil Positif Palsu

Hasil tes kehamilan dengan test pack bisa 97-99% teruji kebenarannya, demikian seperti dikutip WWD. Artinya tersisa 3% untuk terjadinya kesalahan. Dan kesalahan ini memang bisa saja terjadi. Wanita yang sedang menjalani pengobatan atau mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat kesuburan dapat mengalami kehamilan kimia. Kehamilan ini bisa terdiagnosa karena adanya hormon kehamilan hCG dalam darah, namun tidak ada janin saat USG dilakukan. Dalam kondisi tersebut, test pack biasanya akan menunjukkan hasil positif, tapi sebenarnya positif yang palsu.

4. Hasil Negatif Palsu

Selain hasil positif yang palsu, test pack juga dapat memberikan hasil negatif yang salah. Kesalahan ini bisa terjadi karena Anda melakukan tes terlalu dini sehingga belum ada cukup hormon hCG dalam darah. Padahal sebenarnya saat itu sudah ada janin yang mulai tumbuh di dalam rahim. Untuk menghindari terjadinya hasil negatif palsu ini, pakar kesehatan merekomendasikan melakukan tes dengan test pack ketika hari pertama haid Anda sudah lewat dari jadwal. Atau jika siklus haid Anda termasuk yang tidak teratur, lakukan setidaknya 21 hari setelah terakhir Anda melakukan hubungan seks tanpa pelindung.

5. Test Pack Kedaluwarsa

Sama seperti alat kontrasepsi, test pack juga memiliki tanggal kedaluwarsa. Ketika test pack yang Anda miliki sudah kedaluwarsa, bahan kimia yang dapat mendeteksi kadar hCG dalam urine tidak lagi efektif. Sehingga test pack dapat memberikan hasil yang salah jika digunakan. Oleh karena itu jika Anda memang sedang berusaha untuk hamil dan menyimpang banyak test pack di rumah, sebaiknya perhatikan tanggal kedaluwarsanya. (eny/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com