Senin, 29/08/2016 17:12 WIB

Ria Miranda dan Restu Anggraini Akan Pamer Karya Busana Muslim di Chicago, AS

Intan Kemala Sari - wolipop
Ria Miranda dan Restu Anggraini Akan Pamer Karya Busana Muslim di Chicago, AS Foto: Intan Kemalasari/Wolipop
Jakarta - Lima desainer busana muslim Indonesia yakni Ria Miranda, Restu Anggraini, label busana Kami Idea, L.Tru, dan Kaimma Malabis siap melebarkan sayap ke Amerika dengan mengikuti pameran fashion Islamic Society of North America (ISNA). Acara tahunan tersebut akan diselenggarakan di Chicago, Amerika Serikat pada 2 hingga 5 September 2016.

Kelima desainer itu terbang ke Chicago bukan untuk melakukan fashion show. Namun mereka akan menjadi peserta pameran dengan membuka booth busana muslim. Hal itu dilakukan demi menjaring pembeli potensial dan menangkap peluang emas untuk memasarkan busana muslim ready-to-wear di Amerika.

Terpilihnya lima desainer ini untuk mengembangkan pasar di Amerika tidaklah terjadi begitu saja. Melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), kelimanya dipilih melalui seleksi ketat demi menyesuaikan dengan selera pasar di Negeri Paman Sam.

Menurut Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Simanjuntak, pasar fashion di Indonesia tergolong unik dan menarik. Namun sayangnya masih banyak desainer atau label busana yang kurang matang dalam hal strategi pemasaran.

"Kami memilih desainer dan label busana yang sudah memiliki business plan sehingga mudah mengembangkan dan memasarkannya di luar negeri. Selain itu kami lihat juga kesiapan mereka untuk go international sudah sejauh apa," tutur Joshua di The Hermitage Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/8/2016).

Salah satu desainer yang akan menghadiri pameran, Ria Miranda, mengatakan dirinya akan membawa beberapa koleksi dengan sentuhan Indonesia untuk dipamerkan. Salah satunya adalah songket Minang yang sudah dimodernisasikan dengan teknik printing dengan pemilihan warna-warna pastel, sesuai dengan identitas rancangannya.

"Sebenarnya aku masih meraba-raba seperti apa selera pasar di Amerika, apakah masuk dengan karakter rancanganku atau tidak, itu aku masih belum tahu. Tapi untuk koleksi yang aku bawa sama sekali tidak mengubah DNA-ku, tetap pakai warna-warna pastel," ujar Ria saat diwawancarai Wolipop di acara yang sama.

Sedangkan Restu Anggraini melalui labelnya ETU siap menghadirkan busana muslim untuk wanita bekerja dengan warna-warna netral seperti hitam, putih, navy, hingga krem. Restu mengaku memiliki target untuk menembus pasar Amerika melalui koleksinya.

"Begitu tahu aku terpilih untuk pameran di ISNA aku langsung riset seperti apa baju-baju muslim yang diminati wanita muslim Amerika. Jadi begitu tahu karakter berbusana mereka, aku buat penyesuaian dengan koleksiku," tutur desainer yang belum lama ini pamer karya di Melbourne, Australia.

Desainer sekaligus CEO dari label busana Kami Idea, Istafiana Candarini, mengungkapkan bahwa ini kali pertama labelnya berekspansi ke pasar Amerika. Masih dengan mengusung busana muslim ready-to-wear, ia akan membawa beberapa koleksi seperti atasan, terusan untuk ibu menyusui, outer, dan kaftan.

"Satu busana yang jadi highlight kami itu terusan untuk ibu menyusui yang menargetkan wanita muslimah yang masih menyusui. Harapannya kami dapat potential buyer dari Amerika dan semakin terbuka besar peluang untuk berbisnis sekaligus mengenalkan busana kami di dunia internasional," tutup wanita yang biasa disapa Irin itu. (itn/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177