Kamis, 14/07/2016 15:05 WIB

Intimate Interview

Cerita Inspiratif Medina Zein, Dirikan Bisnis Travel Demi Umrahkan Karyawan

Arina Yulistara - wolipop
Cerita Inspiratif Medina Zein, Dirikan Bisnis Travel Demi Umrahkan Karyawan Foto: Medina Zein
Jakarta - Cantik tak hanya lewat fisik tapi juga terpancar dari hati. Kalimat tersebut cocok untuk mewakili sosok hijabers muda Medina Susani Daivina Zein. Ya, Medina merupakan seorang miliuner muda yang memiliki klinik kecantikan. Dalam waktu kurang lebih empat tahun, produk perawatan kulit miliknya yang diberinama 'Lazeta' laris di pasaran hingga mempunyai reseller dan distributor di seluruh Indonesia serta beberapa negara seperti Malaysia, Hong Kong, sampai Australia.

Medina juga telah memiliki tiga klinik kecantikan di Bandung. Wanita kelahiran 23 Mei 1992 itu kemudian memperluas bisnisnya ke ranah travel (PT Medina Global Travelindo) dan fashion (Medinazein Boutique). Awalnya hanya bisnis travel umrah namun kini sudah terbuka untuk umum.

Setelah sukses membangun bisnis hingga bisa meraup omzet miliaran rupiah setiap bulan lantas tidak membuat wanita 24 tahun itu lupa dengan orang-orang yang bekerja dengannya. Medina menuturkan bahwa kesuksesan yang telah diraihnya saat ini berkat orang-orang terpercaya yang setia di sampingnya.

"Kunci sukses menurutku salah satunya tidak lupa sama orang-orang yang sudah bantu kita. Itu juga yang mendorong aku untuk buka bisnis travel. Sebenarnya aku nggak terlalu mikirin pengen punya keuntungan dari dunia travel karena aku awalnya hanya pengen umrahin karyawan-karyawanku," papar Medina saat berbincang secara eksklusif dengan Wolipop belum lama ini di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan.

Menurut Medina, dengan punya biro travel sendiri maka tidak repot dalam mengurus administrasi hingga surat-surat yang dibutuhkan untuk melakukan perjalanan umrah. Belum lagi ia memiliki keinginan untuk memberikan hadiah umrah kepada seluruh karyawannya. Total karyawan yang dimilikinya saat ini sebanyak 150 orang.

"Kalau pakai travel orang tuh ribet mengurusnya. Jadi sekarang setiap enam bulan sekali alhamdulillah aku bisa berangkatin dua orang karyawanku ke sana. Aku ingin banget semua karyawanku merasakan umrah, bisa berdoa di sana (Tanah Suci)," ujar wanita lulusan Jurusan Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budhi Luhur, Bandung itu.



Perusahaan travel yang didirikannya kini tak hanya berguna untuk umrah tapi membantu dalam pekerjaan lainnya. Seperti ketika dirinya akan membawa brand ambassador-nya untuk pemotretan di negeri orang. Medina merasa lebih hemat dan tidak perlu repot lagi mengurus perjalanan karena ia bisa menggunakan travel milik pribadi.

Setelah merambah ke travel dan fashion, Medina berencana untuk masuk ke pendidikan. Namun bukan dalam segi bisnis tapi ia memiliki misi sosial sendiri. Medina berharap suatu hari bisa membangun sekolah gratis.

Harapan tersebut muncul ketika ia merasa miris melihat anak-anak yang tinggal di sekitar rumah orangtuanya di Bandung. Banyak anak yang tidak bisa sekolah karena keterbatasan biaya. Ketika anak tidak diperkenalkan dengan pendidikan formal maka bisa menghambat mimpi mereka menjadi orang sukses.

"Aku ingin banget bikin sekolah gratis. Sekolah minimal kayak Playgroup, TK, atau SD tapi gratis. Aku memang senang sama anak kecil makanya aku nggak tega waktu lihat anak-anak di sekitar rumah ibuku di Ciwidey masih belum bisa sekolah. Sekarang kan sekolah SD saja harus mengeluarkan banyak biaya, SD negeri kadang juga butuh biaya banyak jadi ingin bikin sekolah gratis dan mereka bisa sekolah di situ," papar Medina sebelum akhirnya menutup perbincangan. (aln/dng)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Photo Gallery

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com