Jumat, 01/07/2016 13:41 WIB

Mitos dan Fakta Seputar Perawatan yang Dapat Mencerahkan Kulit

Kiki Oktaviani - wolipop
Mitos dan Fakta Seputar Perawatan yang Dapat Mencerahkan Kulit Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak wanita yang terobsesi memiliki kulit yang cerah. Tapi tak sedikit dari mereka yang salah dalam melakukan perawatan karena percaya dengan mitos perawatan wajah yang belum tentu benar. Bukannya jadi cerah, kulit bisa iritasi karena perawatan yang salah. Berikut ini mitos dan fakta seputar perawatan mencerahkan kulit yang perlu diperhatikan:

1. Es Batu untuk Mencerahkan Kulit
Ini adalah mitos yang salah. Mencuci wajah dengan air yang telah diberi es batu tidak memberikan efek cerah pada wajah, namun berfungsi untuk memberikan kesan glowy. Es batu lebih baik digunakan sebagai perawatan untuk kulit berjerawat. "Bakteri pada jerawat tidak suka dengan dingin. Sehingga Anda bisa menempatkan es batu di area wajah yang berjerawat. Es batu juga akan mengempiskan jerawat yang tengah meradang," ujar ahli kecantikan Dayle Breault.

2. Setiap Hari Pakai Masker Wajah Dapat Cerahkan Kulit
Jika ingin kulit lebih cerah, ada aturannya. Setiap hari pakai masker hanyalah mitos yang tidak benar. Mungkin Anda terobsesi ingin mencerahkan kulit hingga menggunakan masker wajah pencerah setiap hari, bahkan dua sampai tiga kali sehari. Cara tersebut tentu tidak direkomendasikan oleh pakar kecantikan. Ahli kosmetik asal Amerika Jen Adkins menyarankan untuk menggunakan masker paling banyak dua kali dalam seminggu. Jika terlalu sering terpapar dengan produk masker bukannya jadi lebih cerah, kulit bisa jadi iritasi.

3. Pakai Produk Skin Care Pencerah yang Mahal Ampuh Cerahkan Kulit
Belum terbukti kebenarannya menggunakan skin care mahal ampuh untuk mencerahkan kulit. Sejumlah produk yang dipasarkan mematok harga yang mahal bukan karena kandungannya yang mewah atau langka melainkan kemasan produk itu sendiri. Dikemas dalam botol kaca tebal dengan ukiran atau memiliki kandungan emas tentu saja memakan biaya sendiri dalam produksi kemasannya. Lebih baik menggunakan produk skin care yang berasal dari bahan alami dan sesuai dengan karakter kulit Asia atau Indonesia. Beberapa produk skin care pencerah kulit dikembangkan di negara yang berbeda iklimnya dengan Indonesia, sehingga menggunakannya tidak akan menjawab kebutuhan kulit kita yang tinggal di iklim tropis.

4. Buah Langsat untuk Mencerahkan Kulit
Sering mendengar kata putih langsat? Faktanya, buah langsat memang dapat mencerahkan kulit. Ekstrak Buah Langsat ini memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan antioksidan. Vitamin C bekerja untuk mencerahkan kulit. Kandungan vitamin C juga bisa ditemui pada buah lemon. Sementara antioksidan berfungsi untuk menangkal radikal bebas. Buah langsat sendiri sebenarnya berasal dari Kalimantan, wanita Dayak konon mengoleskan bedak dingin dari ekstrak langsat untuk kulit mereka, sehingga kulit mereka selalu terjaga kecerahannya. Padahal mereka tinggal di garis khatulistiwa yang sangat panas.

5. AHA Sebagai Bahan Pencerah Kulit
Alpha-Hydroxy Acid (AHA) merupakan bahan yang sering terkandung dalam produk pencerah kulit. Kini, kandungan asam tersebut populer di kalangan produk skin care karena dapat menghasilkan kulit yang lebih cerah. "AHA sebagai asam pelarut dapat bekerja di sel kulit yang dapat mengangkat kulit mati sehingga wajah menjadi lebih bersih dan memberikan efek cerah," ujar dermatologis Neal Schultz. Kandungan AHA bisa ditemukan pada sejumlah tanaman seperti bunga hibiscus atau kembang sepatu. (kik/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com