Minggu, 27/03/2016 14:45 WIB

Laporan dari Madinah

Belanja Produk Kelas 'Emperan' Hingga Butik di Area Perhotelan Madinah

Hestianingsih - wolipop
Belanja Produk Kelas Emperan Hingga Butik di Area Perhotelan Madinah Foto: Foto: Hestianingsih/Wolipop
Jakarta - Kompleks perhotelan di sekitar Masjid Nabawi, Madinah, Saudi Arabia, sudah cukup lama menjadi salah satu pusat belanja khususnya bagi para turis asing, termasuk Indonesia juga wisatawan domestik. Tidak jarang ditemui toko pakaian, aksesori hingga kosmetik yang letaknya tepat di depan maupun samping hotel.

Selasar jalanan di sepanjang deretan hotel pun tidak jarang dipenuhi penjual-penjual emperan yang semangat menjajakan barang dagangannya. Mulai dari pashmina, abaya, gamis, baju koko juga makanan.

"Sepuluh riyal! Sepuluh riyal!" seru seorang pedagang wanita berpakaian hitam-hitam dengan bahasa Indonesia, duduk bersila sambil menyender pada tiang di depan salah satu gedung.

Di bawah beberapa anak tangga, tertata pashmina dengan berbagai motif. Teriakan wanita yang duduk santai sambil mengenakan kacamata hitam itu cukup sukses menarik perhatian sejumlah pejalan kaki yang melintas di depannya.

Pashmina yang dijajakan sang wanita memang terlihat berkualitas baik. Motifnya pun cukup atraktif. Mulai dari polkadot, bunga, motif kuliy binatang hingga geometris yang terkesan modern.

Jika melihat mata uang rupiah terhadap riyal sekarang (1 riyal = Rp 3.800), 10 riyal setara dengan Rp 38 ribuan. Meskipun cukup terjangkau, bahan pashmina terasa halus dan cetakan motifnya pun terlihat rapi. Cocok sebagai buah tangan bagi Anda yang ingin mengunjungi Madinah.

Menariknya lagi jika membeli sekaligus banyak, sang penjual bisa saja berbaik hati memberikan satu pashmina gratis. Seperti saat Wolipop berkunjung ke Madinah dalam rangka Program Umroh Zoya bersama sejumlah customer terpilih, Kamis (24/3/2016), seorang wisatawan yang membeli 10 pashmina mendapatkan satu lagi pashmina tambahan secara gratis.

Selain pashmina, baju koko untuk pria juga bisa ditemui di area ini. Harganya berkisar antara 10 - 20 riyal. Pada jam-jam usai shalat wajib berjamaah di Masjid Nabawi, seringkali pemandangan di depan hotel berganti menjadi seperti 'pasar kaget'.

Berbelanja di 'toko emperan' memang lebih murah ketimbang toko permanen atau butik sekitaran hotel. Sebagai perbandingan, pashmina di toko dihargai paling murah 30 riyal. Jika ingin membeli buah tangan, toko emperan memang lebih bersahabat di kantong.

Namun bukan berarti toko atau butik tidak menarik untuk dikunjungi. Sejumlah butik menawarkan koleksi abaya dengan berbagai ornamen yang mempercantik busana. Aksen seperti manik-manik, bordir serta kristal tampak dijahit rapi dengan tangan, membentuk berbagai macam motif. Setiap abaya biasanya sudah dilengkapi dengan kerudung, ada pula yang dirancang bermodel kapuchon. Harga yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari 140 riyal ( Rp 500 ribuan) sampai 500 riyal ( Rp 2 jutaan).

Tak ketinggalan toko aksesori, cenderamata dan kosmetik pun bisa ditemui di sini. Parfum, lipstik, eyeliner, minyak zaitun dan krim wajah biasanya menjadi kosmetik favorit para pengunjung. Harga mulai dari 10 riyal untuk lipstik juga krim perawatan kulit.

Secara keseluruhan, kompleks perhotelan di kota yang dijuluki Kota Kurma ini menawarkan produk-produk khas Timur Tengah dengan berbagai varian harga. Beberapa penjual juga bisa memberi harga lebih murah jika Anda berani menawar. (asf/asf)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177