Jumat, 18/03/2016 15:43 WIB

Nunnurella, Payung Antibasah yang Langsung Kering Saat Kena Air Hujan

Hestianingsih - wolipop
Nunnurella, Payung Antibasah yang Langsung Kering Saat Kena Air Hujan Foto: ist
Jakarta - Memakai payung saat hujan sudah tentu bisa menghindarkan kita dari rintik-rintik air. Tapi seringkali setelah tiba di tempat teduh, payung justru membasahi tas atau lantai ruangan dan itu bisa cukup mengganggu.

Belum lagi apabila Anda bepergian menggunakan transportasi umum. Tentu cukup merepotkan menjaga payung agar tidak membasahi orang lain ketika berteduh di halte atau sedang berada di angkutan umum.

Kini sebuah perusahaan asal Jepang sudah menemukan solusinya. Desainer Kazuya Kolke dari Osaka, Jepang, menciptakan payung 'antibasah' yang diberi nama Nunnurella. Payung dibuat dari material khusus yang bisa kering dalam waktu sekejap.

Cukup goyangkan payung setelah digunakan, dan tetesan air yang menempel pada payung akan langsung kering. Rahasianya ada pada material yang digunakan sebagai canopy. Terbuat dari bahan dengan tingkat kepadatan sangat tinggi, begitu padatnya sehingga titik air pun tidak dapat masuk dan meresap ke dalamnya.

Baca Juga: 50 Inspirasi Busana untuk Kondangan

Saat terkena hujan, tetesan air tidak akan berlama-lama 'menempel' pada permukaan payung. Sehingga saat digoyangkan air akan langsung mengalir atau jatuh ke bawah.

Bahan untuk membuat payung diciptakan dan diproduksi oleh perusahaan tekstil ternama Komatsu Seiren. Bahannya ditenun sangat padat dan ketat, menciptakan material yang tahan air.

Selain antibasah, Nunnurella juga diklaim bisa memberikan perlindungan maksimal terhadap sinar matahari. Dikutip dari Daily Mail, payung ini bisa mem-blok 99 persen paparan sinar ultraviolet. Oleh karena itu produk ini juga bisa digunakan untuk memberikan proteksi pada kulit ketika pemakainya keluar rumah di siang hari yang terik.

Payung ini terdiri dari dua warna, merah dan biru. Sayangnya produksinya masih terbatas dan pemasarannya juga tidak secara massal. Nunnurella tersedia di Museum of Modern Art, New York, Amerika Serikat, seharga USD 48 atau sekitar Rp 630 ribu. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com