Rabu, 02/03/2016 19:05 WIB

3 Posisi Bercinta yang Berisiko Menyebabkan Cedera pada Pria

Hestianingsih - wolipop
3 Posisi Bercinta yang Berisiko Menyebabkan Cedera pada Pria Foto: Thinkstock
Jakarta - Cedera mungkin saja dialami pria ketika bercinta. Pakar seks Debby Herbenick, Ph.D., menjelaskan, cedera yang dialami pria akibat hubungan seks memang tidak terlalu sering terjadi, namun tetap perlu diwaspadai terlebih lagi jika terjadi di area penis.

Bercinta di tempat-tempat yang tidak biasa merupakan pemicu utama terjadinya cedera. Misalnya saja kamar mandi, dapur atau tangga. Namun posisi bercinta yang menantang juga berpotensi besar menyebabkan penis maupun tulang punggung pria bermasalah. Seperti dikutip dari Women's Health, ini tiga gaya bercinta yang membuat penis rentan cedera.

1. Bertumpu Pada Jari Kaki
Pria dalam posisi berdiri sementara wanita berada di depannya sambil duduk pada sebuah objek, misalnya meja dapur. Saat penetrasi seks, pria harus mengatur tubuh untuk menyesuaikan posisi penis dengan Miss V, sehingga mengharuskannya untuk berjinjit. Gaya bercinta ini berisiko menyebabkan penis patah karena pembuluh darah yang tersumbat, akibat terjepit tulang panggul wanita. Menurut Justin Lehmiller, Ph.D., yang mengajar seksologi dan psikologi di Harvard University, setiap posisi bercinta yang mengharuskan pria bertumpu pada jari kaki sangat berpotensi membuat penis cedera.
   
2. Woman On Top
Posisi ini sebenarnya tidak terlalu bermasalah, namun bisa berisiko apabila penetrasi seks dilakukan dengan tubuh wanita yang condong ke belakang. Jika tubuh pasangan terlalu condong ke belakang, akan terjadi tekanan yang berlebihan pada penis karena memicu penis untuk lebih memanjang mengikuti arah tubuh wanita. Berdasarkan penelitian dari University of California, San Francisco, hal ini bisa memicu terjadinya penyakit Peyronie, yaitu kondisi dimana penis menekuk ke bawah saat ereksi. Kondisi tersebut juga bisa menyebabkan penis patah dan tak 'berfungsi' dengan semestinya.

3. Berdiri
Saat penetrasi dilakukan dengan posisi berdiri, pria harus menahan semua beban tubuh pasangannya. Posisi ini juga mengharuskan tubuhnya condong ke belakang karena menjadi tumpuan ketika bercinta. Saat terjadi hentakan berulang-ulang ketika penetrasi, akan menyebabkan tekanan pada lutut, tulang belakang juga penisnya. Posisi bercinta yang menuntut gerakan 'akrobatik' seperti itu bisa mencederai tulang punggung dan tulang ekor. Jika tidak cukup kuat, bukan tidak mungkin si dia tidak bisa menahan beban dan akhirnya Anda berdua terjatuh. (dng/dng)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com