Jumat, 29/01/2016 12:34 WIB

Pria Pasang Implan untuk Membesarkan Penis Jadi Fenomena di Amerika Serikat

Hestianingsih - wolipop
Pria Pasang Implan untuk Membesarkan Penis Jadi Fenomena di Amerika Serikat Foto: thinkstock
Jakarta - Pemasangan implan bisa diterapkan di area manapun pada tubuh. Seperti diketahui, pemasangan implan umum dilakukan wanita terutama untuk pembesaran payudara. Kini tidak hanya wanita, pria pun tertarik melakukan pemasangan implan.

Tentu saja bukan di bagian payudara --kecuali ia ingin menjadi transgender-- melainkan area intimnya, penis. Fenomena pemasangan implan pada penis ini berkembang di Amerika Serikat. Seorang dokter bedah dan ahli urologi berbasis di Los Angeles menciptakan implan penis terbuat dari silikon dan mengklaim bisa melakukan pembesaran hingga tiga kali lipat dari ukuran sebelumnya.

James Elist, M.D., sang penemu, menamai ciptaannya itu dengan Penuma. Ada tiga ukuran implan yang tersedia: large, extra large dan extra-extra large.

"Tidak ada yang mau (ukuran) kecil. Jadi kami tidak punya yang small, tidak punya medium. Ukurannya dimulai dari large," ujar Elist kepada majalah gaya hidup pria GQ, seperti dikutip dari Women's Health.

Sampai saat ini Elist telah melakukan 1.300 prosedur pemasangan implan pada penis pria dari berbagai negara bagian Amerika, juga negara lainnya. Pria berusia 66 tahun ini mengklaim bahwa prosedur yang dilakukannya memiliki tingkat kesuksesan hingga 95 persen. Di Amerika, hanya Elist dokter bedah yang diberi kewenangan oleh US Food and Drug Administration untuk memasukkan implan pada penis.

Elist, yang menemukan implan khusus penis ini pada 2004 menjelaskan bagaimana prosedurnya dilakukan. Kulit pada area penis disayat lalu digulung ke belakang. Setelah itu silikon berwarna bening dimasukkan dan membungkus bagian dalam penis. Setelah pemasangan, kulit penis dikembalikan ke tempat semula, lalu dijahit, dan prosedur pun selesai.

Elist menjelaskan bahwa pemasangan implan hanya memerlukan waktu 45 menit atau bisa kurang dari itu. Tidak ada efek samping yang ditimbulkan selain rasa sakit dan bengkak yang normal terjadi setelah operasi. Namun pria harus absen bercinta selama empat bulan pasca implan dipasang.

Implan bersifat permanen dan tidak terdeteksi. Artinya, bekas jahitan maupun pemasangan implan tidak akan terlihat atau 'dirasakan' pasangan ketika bercinta, seolah itu adalah ukuran penis sebenarnya. Berapa biaya untuk prosedur tersebut? Pria yang ingin Mr. Happy-nya berukuran lebih besar, perlu merogoh kocek sebesar USD 13 ribu atau sekitar Rp 180 juta. (asf/asf)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177