Kamis, 14/01/2016 10:05 WIB

Duh, Ternyata Kran Air Lebih Banyak Sebarkan Bakteri Ketimbang Toilet

Hestianingsih - wolipop
Duh, Ternyata Kran Air Lebih Banyak Sebarkan Bakteri Ketimbang Toilet Foto: Thinkstock
Jakarta - Kamar mandi, terutama toilet seringkali dianggap sebagai tempat paling banyak kuman di rumah. Tapi penelitian terbaru menemukan fakta tak terduga. Ternyata ada tempat yang menyimpan lebih banyak kuman ketimbang toilet yaitu kran air.

Studi yang dilakukan para peneliti di California, Amerika Serikat menemukan bahwa kran menjadi tempat favorit bersemayamnya bakteri serta kuman dibandingkan toilet. Mereka pun terkejut setelah mengetahui bahwa kran air ternyata merupakan sumber mikroba yang melepaskan sejumlah bakteri ke udara dan terhirup manusia.

Dari penelitian terhadap 29 rumah di area San Francisco Bay, California, Amerika Serikat, ditemukan bahwa bakteri pada kran air bisa menyebar ke udara lebih cepat ketimbang bakteri di tempat-tempat lainnya. Untuk menguji teori ini peneliti mengambil sampel dari permukaan benda-benda di dapur, karpet, hewan peliharaan, lantai kamar mandi, shower, toilet dan orang yang tinggal di masing-masing rumah tersebut.

Penelitian dilakukan untuk menunjukkan permukaan benda mana yang paling berpotensi memungkinkan bakteri menyebar dan masuk ke udara. Analisa sampel menemukan bahwa sumber mikroba paling banyak ada pada lantai dan karpet. Hampir 20 persen mikroba yang ada di rumah berasal dari dua tempat ini, karena lantai dan karpet sering dilalui banyak orang setiap harinya.

Sumber penyebaran bakteri kedua paling banyak adalah udara dari luar rumah. Sekitar 17 persen bakteri masuk ke rumah lewat ventilasi udara, jendela dan pintu yang terbuka. Bakteri juga lebih banyak terdapat pada rumah yang dihuni banyak orang atau dengan aktivitas yang lebih aktif.

Namun jangan khawatir jika Anda sering membuka jendela atau pintu rumah. Sirkulasi udara memungkinkan bakteri maupun mikroba berbahaya terhempas keluar dan tergantikan dengan bakteri baik.

Baca Juga: 30 Lipstik yang Tahan Lama

Bagaimana dengan toilet dan kran air? Awalnya peneliti memperkirakan bahwa penyebaran bakteri paling banyak terjadi di toilet. Dengan pemahaman bahwa saat tombol flush ditekan, akan menyemprotkan bakteri dari faeces ke udara.

Ternyata analisa sampel tidak menunjukkan hal demikian. Hanya ditemukan 0,04 persen mikroba yang tersebar lewat toilet. Sedangkan hampir 9 persen bakteri berasal dari kran air.

"Yang mengejutkan, kran air ternyata terindikasi jadi sumber terbesar ketiga dalam penyebaran bakteri di udara dalam ruangan," demikian yang ditulis peneliti dalam jurnal Microbiome.
 
Sementara itu lantai kamar mandi, kulkas, saliva dan toilet justru sangat kecil kontribusinya mengembangbiakkan populasi mikroba di udara. Kran air memang merupakan benda yang sering terkena sentuhan dari berbagai macam orang dan selalu lembab karena berada di dekat air. Hal itu yang membuat bakteri bebas berkembang biak dan lebih mudah meyebar ke udara.

Untuk menghindari penyebaran bakteri, ada baiknya Anda selalu membersihkan kran air dengan cairan desinfektan. Setiap selesai menggunakan kran, cuci dan keringkan tangan sebelum menutupnya kembali. (hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com