Rabu, 28/10/2015 12:45 WIB

Alami Pelecehan Saat Siaran Langsung, Presenter TV Malah Dipecat Atasannya

Rahmi Anjani - wolipop
Alami Pelecehan Saat Siaran Langsung, Presenter TV Malah Dipecat Atasannya Dok. Pribadi
Jakarta - Setiap wanita tidak menghendaki pelecehan seksual. Sayangnya sebagian dari mereka kerap ragu untuk menindak atau melaporkan kejadian tidak menyenangkan tersebut karena malu. Namun tidak dengan seorang presenter televisi asal Meksiko ini. Wanita bernama Tania Reza tersebut langsung mengambil tindakan untuk meninggalkan lokasi syuting ketika dirinya dilecehkan oleh rekan kerjanya sesama pembawa acara. Namun setelah kejadian itu, Tania malah dipecat dari acara itu. Ada apa?

Peristiwa tersebut terjadi pada acara populer bertajuk A Toda Máquina (ATM) yang disiarkan secara langsung di Televisa, Sabtu (23/10/2015). Dalam acara itu, presenter lain bernama Enrique Tovar terlihat mencoba mengangkat rok, memeluk, hingga mendorong pinggangnya ke arah Tania. Enrique juga sempat menyentuh kalung serta dada wanita itu. Ketika jari Enrique sampai ke bagian atas belahan dada rekannya, ekspresi Tania berubah.

"Aku tidak bisa bekerja seperti ini," kata Tania setelah menampar dan memaki Enrique. Setelah itu, Tania pergi meninggalkan lokasi syuting. Sementara Enrique menjelaskan kepada penonton bahwa tindakan rekannya dipengaruhi oleh perubahan hormon.

Setelah insiden itu terjadi, para petinggi Televisa melakukan investigasi. Mereka kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa kejadian pelecehan tersebut semata-mata hanyalah sebuah lelucon. Begitu pula dengan tindakan Tania untuk keluar dari lokasi syuting. Insiden lelucon tersebut dirancang agar adegan itu menyebar luas dan menjadi perbincangan hangat.

Pihak Televisa juga menyampaikan lelucon pelecehan yang dibuat oleh Enrique dan Tania bukanlah bagian dari rencana mereka. Lelucon itu merupakan aksi spontan dari kedua presenter. Gara-gara itu, kini kedua presenter itu, Tania dan Enrique, sudah dipecat.

Enrique dan Tania sendiri kemudian mengakui perbuatan mereka dalam sebuah video yang diunggah online. Tania mengatakan jika ia dan Enrique sebenarnya bersahabat. “Semuanya di luar kontrol. Kami tidak menyangka video itu akan menyebar seperti ini. Kami adalah teman baik. Kami makan bersama dan saling menampar, kadang-kadang di bokong," kata Enrique dalam video.

Namun yang mengejutkan setelah membuat pengakuan tersebut, Tania menyampaikan pernyataan berbeda. Melalui akun Facebook, dia menarik kembali pengakuannya mengenai pelecehan seks yang awalnya dia sebut sebagai lelucon dan sudah direncanakan.

Wanita berambut cokelat tersebut mengklaim jika sebenarnya ia dipaksa untuk mengaku bahwa aksi itu hanyalah lelucon belaka. Pada akun Facebook, ia membeberkan bahwa ada sejumlah pihak yang menekannya untuk mengatakan demikian.

"Sayangnya ada tekanan dari perusahaan di situasi-situasi seperti ini untuk mengatakan bahwa kamu bersalah. Jika mereka memaksaku untuk menurunkan pesan ini, paling tidak aku telah mengunggahnya ke situs jejaring sosialku," ungkap Tania.

Fans yang melihat pesan Tania pun mengirimkan dukungan mereka. Bahkan ada seorang pengacara yang menawarkan bantuan hukum untuk memperkarakan kasus ini. Pelecehan seksual memang isu tersendiri di Meksiko. Menurut Dailymail, setengah dari wanita di atas usia 15 tahun menjadi korban pelecehan, baik dari sisi emosional maupun fisik dalam hubungan percintaan mereka.
 

(ami/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177