Selasa, 14/07/2015 12:52 WIB

Riset: Belanja Ramah Lingkungan Bisa Buat Anda Lebih Gemuk

Rahmi Anjani - wolipop
Riset: Belanja Ramah Lingkungan Bisa Buat Anda Lebih Gemuk Dok. Thinkstock
Jakarta - Sampah plastik diketahui sebagai salah satu penyebab pemanasan global. Material yang sulit diurai tanah tersebut merupakan sebab dari pencemaran baik di lahan, air, maupun udara. Isu tersebut membuat para pecinta lingkungan menggalakkan program pengurangan kantung plastik saat berbelanja.

Orang-orang yang juga peduli dengan kelangsungan alam pun tentu ikut serta dalam gerakan ini. Umumnya mereka membiasakan diri untuk tidak berlebihan memakai kantung plastik dan mulai menggunakan tas ramah lingkungan saat membeli keperluan. Banyak pula orang-orang yang membawa tas besar dari rumah untuk menampung bahan-bahan makanan ketika berbelanja di pasar atau swalayan.

Siapa sangka jika tindakan ramah lingkungan tersebut bisa berdampak pada kesehatan dan bentuk tubuh Anda? Dikutip dari situs Time, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan tas daripada kantung plastik untuk berbelanja bisa menggangu pola makan.

Riset yang dilakukan oleh para profesor di Harvard dan Duke University itu membeberkan bahwa ketika kita melakukan sesuatu yang baik, secara tidak sadar kita akan termotivasi untuk menghadiahi diri sendiri. Hadiah tersebut tak jarang adalah makanan siap saji yang kurang sehat.

"Pembelanja sering merasa mulia, karena mereka bertanggung jawab dengan lingkungan. Perasaan tersebut mudah menghasut mereka, karena mereka baik terhadap lingkungan, mereka harus mentraktir diri mereka sendiri dengan cookies atau keripik kentang atau produk lainnya dengan banyak lemak, garam, atau gula," ungkap peneliti.

Hal ini tentu sangat disayangkan. Karena orang-orang yang bertindak ramah lingkungan biasanya membeli bahan-bahan makanan yang organik. Mereka juga umumnya mempraktekan gaya hidup sehat. "Pembelaja pasar swalayan yang membawa sendiri tas mereka kemungkinan akan membeli bahan makanan organik dan makanan sehat lainnya," jelas peneliti.

Kecenderungan tersebut ternyata paling mempengaruhi orang-orang yang belum memiliki buah hati. Sementara mereka yang sudah menjadi orangtua biasanya mempunyai kebiasaan berbelanja yang dipengaruhi oleh anak-anak. Hal ini tentu perlu diwaspadai terutama untuk Anda yang masih sendiri.

Apakah Anda termasuk orang yang sering berlaku demikian? Jika iya, satu-satunya solusi adalah dengan membuat daftar belanja. Usahakan untuk patuh pada daftar tersebut dengan tidak membeli bahan makanan yang tidak diperlukan ketika berbelanja. Cara ini juga akan menghindarkan Anda dari godaan untuk membeli produk-produk kurang penting dengan promo atau potongan harga.
(ami/ami)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com