Kamis, 06/02/2014 12:36 WIB

Intimate Interview

Shandy Aulia dan Cerita yang Makin Komplet Dalam Bukunya 'Incomplete'

Eny Kartikawati - wolipop
Shandy Aulia dan Cerita yang Makin Komplet Dalam Bukunya Incomplete Foto: Diera Bachir for Wolipop
Jakarta - Shandy Aulia baru saja merilis buku tentang kisah hidupnya yang berjudul 'Incomplete'. Shandy merasa awal 2014 ini menjadi waktu yang tepat untuk meluncurkan buku biografinya tersebut karena hidupnya sudah semakin komplet.

"Saya sudah 10 tahun berkarir, dari usia saya 14 tahun, jadi momennya tepat. Ceritanya pun makin komplet. Harapan terbesar saya, saya bisa berbagi cerita, tapi bukan ajang pamer," kata Shandy saat berbincang dengan Wolipop di sela-sela pemotreran fashion di studio foto Diera Bachir, kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Shandy dikenal pertamakali oleh publik setelah membintangi iklan sebuah merek deodoran pada 2001. Namanya semakin meroket setelah menjadi bintang utama film laris 'Eiffel I'm In Love' di 2003. Saat itu usia wanita berdarah Manado itu baru 16 tahun.

Kini Shandy telah berusia 26 tahun. Berbagai film, iklan dan sinetron telah dibintanginya. Namun kesuksesannya di karir itu sempat tak sejalan dengan kehidupan percintaannya. Dia pernah gagal menikah dengan putra Agung Laksono, Dave Laksono.

Kegagalan percintaan tersebut tidak lama dialami Shandy. Pada 12 Desember 2011 lalu dia menemukan pria yang diyakininya adalah belahan jiwanya yaitu David Herbowo. Keduanya menikah di Bali.

Kehadiran David ke dalam kehidupannya inilah yang dirasa Shandy membuat hidupnya semakin komplet. Makanya dia termotivasi untuk menulis buku tentang kisahnya mulai dari masa kecilnya hingga kini setelah sukses di dunia akting dan mulai berbisnis fashion.

"Mungkin banyak publik figur yang merilis buku dilihat dari segi fashion atau fotonya aja. Tapi saya di sini murni untuk bisa berbagi dan membangun satu sama lain," ucap Shandy yang kini tengah disibukkan dengan syuting film terbarunya.

Buku 'Incomplete' setebal 272 halaman itu ditulis Shandy tak sendiri. Dia dibantu asisten penulis berpengalaman yaitu Riheam Junianti. Buku tersebut ditulisnya sejak Juni sampai Oktober 2013. Kisah yang ditulisnya bukan hanya soal keberhasilannya saja, tapi juga bagaimana dia kerap dicemooh karena pernah tidak naik kelas. Seperti yang tertulis di sinopsis bukunya di bawah ini:

Orang bilang aku hanya menjual kecantikan.

Orang bilang aku bodoh karena pernah tidak naik kelas.

Orang bilang aku cewek matre.

Orang bilang aku anak produk keluarga broken home.

Biarlah orang berkata apa,

asalkan aku yakin, jalan hidupku tetap berpegang pada tangan Tuhan.

Tuhan, aku sudah dan akan melakukan bagianku sebagaimana yang aku bisa. Selanjutnya, kubiarkan Engkau bekerja dengan kekuatan dan kuasaMu…


(eny/fer)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com