Kamis, 31/10/2013 18:07 WIB

Pentingnya Punya Me Time Bagi Wanita Agar Jauh dari Stres

Hestianingsih - wolipop
Pentingnya Punya Me Time Bagi Wanita Agar Jauh dari Stres Dok. Thinkstock
Jakarta - Dalam sehari rata-rata orang hanya punya waktu dua jam untuk memanjakan dirinya sendiri, bahkan bisa kurang dari itu. Hal itu diungkapkan oleh Psikolog Ayoe Sutomo, M.Psi. Menurut Ayoe, waktu yang sesingkat itu hendaknya dimanfaatkan sebisa mungkin untuk menikmati 'me time'.

Kenapa 'me time' menjadi hal yang penting bagi peningkatan kualitas hidup? Psikolog lulusan Universitas Tarumanegara ini memberi penjelasannya.

"Pada dasarnya manusia, meskipun dia bersosialisasi tapi tetap adalah makhluk individual. Butuh waktu buat sendiri. Manusia butuh menyenangkan diri sendiri tanpa harus melibatkan orang lain. Melakukan sesuatu sendiri bikin kita jadi orang yang lebih baik dan menyenangkan," tutur Ayoe, saat acara 'My Bathroom, My Sanctuary' di Kohler Design Center, Jl. Panglima Polim Raya, Jakarta Selatan, Kamis (31/10/2013).

'Me time' merupakan momen krusial bagi seseorang untuk beristirahat dari aktivitas sehari-hari dan menyediakan waktu bagi diri sendiri. Bukan untuk suami bahkan anak-anak. Tanpa meluangkan 'me time' seseorang bisa menjadi mudah lelah, bad mood, wajah kusam, bosan hingga merasa tertekan.

Aktivitas relaksasi ini pun sebaiknya dilakukan setiap hari dan sesering mungkin, tergantung frekuensi stres dan tekanan yang dialami seseorang di kesehariannya. Sayangnya banyak orang, terutama wanita yang merasa kesulitan mendapatkan waktu luang untuk diri sendiri. Padahal 'me time' bisa dinikmati kapan pun dan di mana saja. Tidak harus ke spa, liburan ke luar kota atau jalan di mal.

"Banyak orang menganggap me time adalah kondisi menjauh atau menghindar sementara dari tugas dan kewajiban tertentu. Harus cuti, harus libur ke luar kota, itu mispersepsi. Liburan atau shopping pun, kalau setelahnya justru pusing karena tagihan kartu kredit membengkak itu bukan me time namanya," ujar Ayoe.

Ayoe memaparkan, sebuah kegiatan bisa disebut 'me time' apabila bisa memenuhi empat manfaat ini setelah Anda melakukannya:

- Bisa memahami diri sendiri jadi lebih mendalam dan lebih baik. Anda jadi pribadi yang lebih baik, memandang segala sesuatu dengan positif dan optimis serta siap menghadapi tantangan hidup yang menunggu di depan.

- Meningkatkan mood, merasa bahagia dan sejahtera tanpa ada rasa bersalah. Jika Anda justru menyesal karena telah menghabiskan uang berlebihan hanya untuk belanja pakaian (yang awalnya dimaksudkan untuk 'me time') maka waktu yang telah Anda luangkan saat berbelanja tadi tidaklah berguna.

- Siap berkomunikasi dan berinteraksi dengan lebih baik terhadap lingkungan. Baik lingkungan keluarga, tetangga, teman maupun kerja.

- Membuat kondisi mental jadi lebih baik. Jauh dari stres, kesal, marah atau uring-uringan. Memandang hidup jadi lebih positif.

Bagaimana mendapatkan 'me time' yang berkualitas di tengah kesibukan dan tekanan setiap hari? Ayoe menyarankan, pilihlah satu aktivitas keseharian yang menurut Anda spesial. Meluangkan waktu hanya untuk diri sendiri sebenarnya bisa dilakukan dengan hal-hal sederhana. Yang terpenting adalah Anda merasa tenang tanpa diganggu oleh kekhawatiran hal lain. Mendengarkan musik, mandi, baca baca buku, meditasi atau bahkan berdoa selama 15 menit pun bisa disebut 'me time' jika itu membuat Anda santai dan pikiran lebih segar.

(hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177