Kamis, 10/05/2012 15:06 WIB

Iklan H&M Dikritik Dokter Spesialis Kanker Kulit

Eya Ekasari - wolipop
Iklan H&M Dikritik Dokter Spesialis Kanker Kulit dok. H&M
Jakarta - Dalam iklan terbarunya, H&M menampilkan model berkulit coklat yang diduga hasil tanning yang berlebihan. Hal itu langsung disambut dengan kritikan, terutama oleh dokter spesialis kanker kulit.

Tanning merupakan sebuah metode untuk mengubah warna kulit ketingkat yang lebih gelap dibandingkan warna kulit asli (bawaan sejak lahir). Pada iklan H&M, kulit model asal Brazil, Isabeli Fontana tampak sangat coklat, sehingga membuat banyak pihak berpikir bahwa kulit tersebut adalah buatan (hasil tanning).

Tidak jelas apakah Isabeli menggunakan produk tanning atau metode tanning alami dengan cara berbaring di bawah sinar matahari. Walau begitu, para ahli kesehatan Inggris menilai kampanye iklan milik perusahaan Swedia itu, sangat mengkhawatirkan.

Ralph Braun, dokter spesialis kanker kulit dari Early Skin Cancer Centre di Zurich University Hospital, mengatakan," Saya melihat bahwa iklan ini sangat memprihatinkan dan melewati batas. Banyak orang terutama kaum muda, yang akan meniru hal ini dan mencoba untuk memiliki kulit coklat, meskipun hal ini tidak mungkin untuk beberapa jenis kulit".

Juru bicara Swiss Cancer League menjelaskan," Ini benar-benar bertentangan dengan usaha periklanan di Inggris."

Untuk menanggapi hal ini, H&M menjelaskan bahwa mereka memilih Isabeli Fontana memiliki kulit coklat yang alami. H&M mengklaim, jika pakaian musim panas H&M akan terlihat lebih 'kuat' jika dikenakan pada kulit Fontana. Salah satunya, bikini berwarna fuschia.

Namun, ada foto yang menunjukkan bahwa kulit sang model tidak tampak terlalu coklat seperti yang ada pada iklan H&M. Fontana justru memiliki kulit yang lebih terang ketika ia berjalan di atas runway saat memakai bikini.

(eya/eya)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com