Dijauhi Anaknya karena Berkencan, Ibu Tuntut Rp 10 M Biaya Membesarkannya

Anggi Mayasari - wolipop Jumat, 05 Jan 2018 07:01 WIB
Foto: thinkstock Foto: thinkstock

Jakarta - Seperti kata pepatah, kita tidak pernah bisa membayar orangtua dengan uang atas apa yang telah mereka keluarkan untuk membesarkan kita. Tapi, dalam kasus ini, seorang dokter gigi dipanggil oleh pengadilan tinggi Taiwan untuk membayar ibunya Rp 10 miliar sebagai penggantian uang yang dihabiskan untuk membesarkan dan mendidiknya.

Menurut NST, media setempat, seorang ibu yang bermarga Lo ini bercerai dengan suaminya pada 1990. Ia pun seorang diri membesarkan kedua putranya, bahkan ia memasukkan putra bungsunya itu ke sekolah kedokteran gigi.

Setelah melewati begitu banyak kesulitan yang dialami, Lo pun khawatir jika suatu hari nanti anak-anaknya akan meninggalkannya saat ia sudah tua. Jadi, Lo pun memutuskan untuk membuat rencana dan menandatangani kontrak dengan kedua putranya saat mereka berusia 20 tahun.

Berdasarkan kontrak tersebut, kedua putra Lo harus membayar dirinya 60 persen laba bersih dari pendapatan penghasilan mereka. Semua berjalan seperti biasa sampai kedua putranya yang telah dewasa itu menjalin hubungan asmara.

Ternyata kedua putranya mulai mengabaikan Lo setelah mereka memiliki pacar. Bahkan bagian paling konyol adalah ketika Lo menerima surat dari pengacara pacar putranya agar ia berhenti mengganggu putranya sendiri.

Merasa kecewa terhadap anak-anaknya, Lo pun mengajukan tuntutan hukum dan memaksa mereka untuk menghormati kontrak yang ditandatangani beberapa tahun lalu. Akhirnya putra sulung Lo membayar Rp 2 miliar untuk menyelesaikan kasus ini.

Namun, putra bungsu berusia 41 tahun, Chu tetap kekeh melawan dan mengklaim bahwa ibunya telah menyalahi kontrak, karena membesarkan seorang anak tidak boleh diukur dengan uang. Dan pengadilan pun memutuskan untuk mendukung Chu.

Hal itu pun membuat sang ibu mengajukan banding ke pengadilan tertinggi dan akhirnya, hakim memutuskan bahwa kontraknya sah, karena Chu sudah dewasa saat ia menandatanginya. Selain itu, ia juga merupakan seorang dokter gigi yang kaya dan ia pun mampu membayar ibunya. (agm/kik)