ADVERTISEMENT

Serunya <i>Talkshow</i> Internet Sehat Bagi Anak Bersama Novita Angie

Ferdy Thaeras - wolipop Sabtu, 16 Mei 2015 14:49 WIB
Foto: Ferdy Thaeras/Wolipop
Jakarta -

Gandaria City saat ini, Sabtu (16/05/2015) ramai dikunjungi para ibu dan anak-anaknya. Tak hanya berbelanja dan berkeliling untuk relaksasi mata, namun juga ingin menghadiri talkshow detikcom Women's Day with BNI Syariah.

Dengan nara sumber selebriti Novita Angie dan psikolog Ratih Zulhaqqi, membahas tema hangat seputar mengasuh anak yakni 'Internet sehat bagi anak'. Seperti yang kita tahu, perkembangan internet memang memiliki dua sisi, membangun sekaligus merusak jika tidak digunakan dengan baik. Di sinilah peranan orangtua untuk menerapkan internet sehat bagi anak dipertanyakan.

Novita Angie memaparkan permasalahan yang paling sering ditemui adalah saat anak memegang gadget untuk melihat Youtube dan main game yang terkoneksi dengan internet, tiba-tiba muncul tautan dewasa yang tidak pantas untuk anak-anak. Di sini menurutnya harus didampingi dahulu, baik ayah, ibu, nenek, kakek atau pengasuh. Saat ingin main game pun harus ditanyakan dahulu ingin main game apa. Terdengar mudah namun anak-anak juga pintar, ia bisa mencuri momen dan orangtua bisa saja 'kecolongan'. Bagi Angie, konten yang dilarang-larang justru semakin membuat anak penasaran.

Dari sisi psikologi, Ratih menjelaskan bahwa pemakaian internet ada batasan umur yang dilihat dari kemampuan persepsi visual dahulu. Layar pada gadget umumnya memancarkan radiasi, jadi sebaiknya pastikan usia akan siap untuk menerima paparan radiasi. Dari segi kognitif pun ada banyak iklan yang tiba-tiba muncul jadi harus paham dulu apa yg ingin dilihat.

Angie juga menambahkan bahwa pengaruh teman-teman anak juga kuat. Saat anak bersosialisasi di luar rumah, bisa jadi anak bertemu dengan anak lain yang sudah terpapar dan ikut mempengaruhi anak lain. Di sini peranan filter dari internet kuat terasa. Berdasarkan pengalaman pribadi, Angie melihat bahwa sebagai orangtua harus santai saat mengetahui anak mengakses konten dewasa.

Tenangkan emosi, tetap tenang dan tanyakan baik-baik dengan santai mengapa dilakukan hal tersebut. Jelaskan padanya daripada bertanya ke teman, langsung kepada orangtua. Di sini orangtua harus bijaksana menjawab jangan menghakimi yang membuat anak tak nyaman bercerita. Intinya, jangan menyepelekan anak yang rewel lalu ditenangkan dengan diberikan gadget, karena pada dasarnya anak belum boleh diberikan perangkat tersebut sebelum memasuki usia remaja.

Selain talkshow ini, masih banyak bincang dengan para selebriti dan nara sumber terbaik di bidangnya yang bisa disaksikan gratis di Piazza, Gandaria City, Jakarta Selatan. Salah satunya tentang Mompreneur, yakni tentang para ibu yang multi-tasking memulai karier sebagai pengusaha, besok, Minggu (17/05/2015). Jadi jangan lewatkan kesempatan langka ini yang dipersembahkan oleh BNI Syariah dan detikcom. Info selengkapnya, klik di sini.



(Ferdy Thaeras/Hestianingsih)