Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Travelling Naik Pesawat Pasca Melahirkan

- wolipop Kamis, 13 Feb 2014 09:16 WIB
Dok. Thinkstock
Jakarta -

Berpergian dengan pesawat menjadi pilihan ketika akan mengunjungi keluarga di luar kota yang jaraknya jauh atau malah di luar negeri. Travelling naik pesawat ini pun tidak sedikit jadi pilihan ibu yang baru saja melahirkan. Secepat apa ibu yang baru memiliki bayi boleh berpergian dengan pesawat?

Dokter kandungan yang juga pendiri Riverside Obstetrics & Gynecology di California, Russel Turk, mencoba memberikan penjelasannya. Menurut dr. Turk, untuk sebagian besar ibu baru yang tidak mengalami komplikasi atau telah cukup pulih, travelling dengan jarak yang tidak terlalu melelahkan bisa dilakukan 1-2 minggu setelah melahirkan secara normal. Dengan kondisi sama, ibu yang menjalani operasi caesar juga bisa melakukannya 3-4 minggu setelah melahirkan.

Meski demikian, ditegaskan dr. Turk, pada masa setelah melahirkan ini, penting bagi ibu untuk memperhatikan sinyal yang diberikan tubuh. Karena ibu harus ingat kalau tubuh butuh waktu untuk memulihkan diri pasca melahirkan.

Seperti dikutip Baby Center, travelling bisa membuat stres dan jetlag. Perpaduan dua hal itu dapat membuat lelah yang dialami ibu setelah melahirkan, semakin menumpuk. Terutama pada minggu pertama setelah melahirkan, secara emosional ibu belum benar-benar pulih.

Tak hanya itu, ibu juga harus memperhatikan soal proses menyusui. ASI pada beberapa ibu butuh waktu seminggu untuk benar-benar bisa keluar dengan lancar. Pada ibu yang baru pertamakali melahirkan, mereka juga butuh waktu untuk bisa menyusui bayi dengan baik. Jika pemberian ASI belum lancar, sebaiknya tunda dulu rencana penerbangan karena kelelahan atau stres yang dialami saat naik pesawat bisa mengganggu proses menyusui.

Ibu yang melahirkan melalui proses normal namun mendapat jahitan juga perlu memperhatikan kondisi tubuhnya. Dijelaskan dr. Turk, terkadang ibu bisa merasa tidak nyaman di area Miss V karena jahitan tersebut. Dan perasaan tidak nyaman ini akan ada selama beberapa waktu. Gerakan yang terlalu esktrem saat berpergian bisa memperparah ketidaknyamanan di area Miss V tersebut.

Sebelum berpergian, dr. Turk menyarankan konsultasikan dulu rencana Anda dengan dokter kandungan. Pastikan Anda tahu di mana bisa mendapat pertolongan di perjalanan jika memang dibutuhkan. Selama perjalanan, usahakan tidak lupa banyak minum air putih agar tetap terhidrasi. Usahakan juga menggunakan busana yang nyaman dan secara teratur lakukan peregangan kaki. Ibu juga perlu berjalan-jalan sebentar di atas pesawat untuk menghindari darah merembes ke pakaian terutama di pekan-pekan awal setelah melahirkan.

(eny/hst)