ADVERTISEMENT

Susah Move On dari Financial Regret? Begini Cara Atasinya

Atta Kharisma - wolipop Senin, 06 Jun 2022 22:26 WIB
Eva Celia Foto: dok. Jenius
Jakarta -

Pernah melakukan sebuah transaksi untuk membeli sesuatu, tapi tak lama setelahnya kamu malah menyesal belanjaanmu sendiri? Kalau iya, artinya kamu mengalami yang namanya financial regret.

Penyebabnya beragam. Entah karena tagihan mendesak yang memang harus dibayar, kebutuhan yang mau tidak mau harus dipenuhi, atau transaksi yang dilakukan secara impulsif. Berita baiknya, kamu bukanlah satu-satunya orang yang mengalami financial regret.

Financial regret memang kerap meninggalkan trauma dan membuat kamu sulit berkembang dalam merencanakan keuangan ke depannya. Namun, slogan 'lebih baik nyesel beli daripada nyesel nggak beli' bisa jadi penenang buat kamu yang susah move on dari financial regret.

Selain itu, tidak perlu khawatir, berikut tips yang tak hanya akan membantu kamu move on dari financial regret, tapi memandu agar kamu tidak kembali melakukan kesalahan yang sama.

1. Kenali Akar Masalahnya

Seringkali, langkah pertama dalam menyelesaikan sebuah masalah adalah dengan mencari akar perkaranya. Begitu juga dengan financial regret. Identifikasi terlebih dahulu faktor utama yang membuat kamu merasakan penyesalan.

Contohnya kesulitan menabung karena harus membayar tagihan kartu kredit, cicilan rumah dan mobil yang menguras hampir seluruh gaji dan lain-lain. Dengan mengenali sumber financial regret tersebut, kamu bisa membuat perencanaan agar penyesalan tersebut tidak terulang ke depannya.

2. Curhat ke Teman dan Keluarga

Jangan malu untuk bercerita dengan sahabat dekat atau orang tersayang saat kamu mengalami financial regret. Curhat dengan orang terdekat bisa mengurangi tekanan mental yang kamu rasakan akibat financial regret.

Selain itu, orang-orang terdekat mungkin saja memiliki solusi agar kamu tidak larut dalam penyesalan dan bisa menghindar dari lubang yang sama. Jadi, jangan malu untuk curhat ya.

3. Fokus ke Masa yang Akan Datang

Kita memang tidak bisa mengubah apa yang telah terjadi di masa lalu, tapi kita bisa menjadikannya pelajaran agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan.

Kesalahan finansial yang kamu lakukan sekarang tidak serta merta mendikte kondisi keuangan kamu di masa yang akan datang. Fokuslah mewujudkan financial goals ketimbang stres berlarut-larut memikirkan kesalahan yang kamu lakukan.

4. Tentukan Tujuan Finansial yang Achievable

Tidak ada salahnya ambisius dalam menentukan tujuan finansial, tapi pastikan tujuan yang kamu tetapkan itu realistis dan mungkin untuk diwujudkan.

CEO dan co-founder HiCharlie.com Ilian Georgiev mengatakan seseorang dapat move on dari financial regret dengan menentukan tujuan finansial baru yang mungkin untuk diwujudkan. Salah satu cara mewujudkannya adalah dengan memecah tujuan finansial tersebut menjadi milestones kecil yang dapat dicapai dan diwujudkan secara konsisten.

Bersambung ke halaman selanjutnya. Langsung klik

Berkat perkembangan teknologi, kamu juga bisa move on dari financial regret dan mengatur agar cash flow tidak berantakan. Misalnya dengan menggunakan fitur Split Pay lewat aplikasi Jenius dari Bank BTPN.

Split Pay adalah solusi praktis dari Jenius yang bisa 'merevisi' berbagai transaksi yang sudah kamu lakukan, mulai dari tarik tunai, transaksi online/offline dengan m-Card, kirim uang ke berbagai bank, pembelian saldo mata uang asing, pembayaran berbagai tagihan, pengisian e-wallet hingga transaksi dengan Jenius QR dan Jenius Pay.

Kamu jadi tidak perlu khawatir lagi harus bertahan hingga gajian berikutnya karena cash flow yang berantakan. Dengan Split Pay, pembayaran tagihan dan transaksi yang sudah dilakukan bisa diubah menjadi cicilan dengan menggunakan Flexi Cash sebagai dana fleksibel hingga Rp200.000.000 yang tersedia bagi pengguna Jenius.

Adapun syarat mengubah transaksi jadi cicilan menggunakan Split Pay adalah sebagai berikut.

- Pengguna Jenius dan sudah mengaktivasi Flexi Cash.

- Jumlah minimal transaksi Rp 500.000.

- Maksimal transaksi sebesar sisa limit Flexi Cash kamu.

- Transaksi dilakukan maksimal 6 bulan yang lalu.

Begini cara mengubah tagihan dan transaksi menjadi cicilan menggunakan Split Pay.

1. Pilih tombol 'Ubah jadi cicilan (Split Pay)' pada results widget yang muncul setelah transaksi berhasil dilakukan pada halaman rincian transaksi di aplikasi Jenius.

2. Perhatikan detail informasi transaksi-mu. Jika sudah sesuai, pilih Lanjut.

3. Tentukan tenor cicilan, lalu pilih Lanjut.

4. Periksa kembali seluruh informasi, lalu pilih konfirmasi.

5. Masukkan password Jenius kamu.

6. Kamu berhasil mengubah transaksi menjadi cicilan!

Bersambung ke halaman selanjutnya. Langsung klik

Untuk kamu yang baru tahu dengan Split Pay dan belum memiliki Flexi Cash, berikut langkah-langkahnya.

1. Buka aplikasi Jenius di smartphone kamu sekarang.

2. Masuk ke halaman Wealth, lalu pilih Credit.

3. Pilih Ajukan Flexi Cash.

4. Pilih Coba Hitung Penawaran bila kamu ingin mengetahui estimasi limit kredit yang akan ditawarkan, lalu pilih Saya Mau Ajukan Flexi Cash.

5. Lengkapi Informasi Data Diri kamu, lalu pilih Lanjut.

6. Lengkapi informasi Alamat Tinggal Saat Ini atau geser toggle jika alamat tinggal sama dengan alamat surat-menyurat kamu, lalu pilih Lanjut.

7. Lengkapi Informasi Pekerjaan, lalu pilih Lanjut.

8. Lengkapi Informasi Kerabat Dekat, lalu pilih Lanjut.

9. Baca dan setujui pernyataan untuk analisis dan verifikasi data, lalu pilih Lanjut.

10 Pengajuan Flexi Cash kamu akan segera diproses.

Proses verifikasi data dan pengajuan Flexi Cash dapat berlangsung hingga 5 hari kerja. Kamu akan menerima notifikasi setelah pengajuanmu diverifikasi.

Bila pengajuan Flexi Cash disetujui, kamu juga akan mendapat penawaran jumlah limit kredit dan bunga yang akan dikenakan. Pilih Terima Penawaran untuk segera mengaktifkan Flexi Cash dan kamu bisa langsung menarik dana fleksibel ini atau menggunakannya untuk melakukan Split Pay.

Jangan biarkan financial regret menjadi rintangan dalam menata keuangan. Yuk, gunakan Split Pay dari Jenius agar cash flow tidak keteteran meski harus bayar tagihan dan transaksi lainnya!

(ads/ads)