Selama Lockdown, Banyak Pasangan Cerai Memperebutkan Barang-barang Branded

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 22 Jun 2021 07:30 WIB
Ilustrasi pasangan bertengkar Foto: Getty Images/PixelsEffect
Jakarta -

Pandemi Corona tak hanya mengganggu kondisi kesehatan dan keuangan tapi juga hubungan rumah tangga. Berdasarkan data di beberapa negara, peraturan lockdown justru meningkatkan angka perceraian. Salah satu alasannya adalah pertengkaran karena sepasang suami istri saat terlalu banyak menghabiskan waktu bersama. Laporan lain pun menyebutkan jika belakangan sidang perceraian banyak diwarnai perseteruan karena barang-barang branded.

Lockdown COVID-19 membuat kita tidak bisa dengan bebas bepergian. Meski banyak orang mengalami kesulitan ekonomi karenanya, tak sedikit pula yang memilih untuk melepaskan stres dengan berbelanja barang mewah. Hal itu membuat berbagai item branded mengalami kenaikan harga atau nilai. Karena itu, kepemilikannya belakangan sering diperebutkan oleh pasangan yang akan bercerai selama masa pandemi Corona.

Hal tersebut terungkap dalam data yang baru-baru dirilis di Inggris. Dilaporkan bahwa empat dari 10 perceraian selama pandemi berujung pada perebutan harta yang harus ditengahi oleh hakim.

Dikatakan jika banyak pasangan tidak bisa memutuskan secara bersama pembagian aset mereka. Mengetahui barang-barang branded sedang banyak dicari dan harganya naik, mereka pun tidak ingin melepaskan tas Hermes, jam Rolex, atau sepatu Louboutin kepada mantan pasangan. Beberapa bahkan menjadikannya alasan bahwa mantan istri atau suami mereka tidak akan kekurangan uang karena bisa membeli barang-barang itu.

"Para suami dan istri bersikeras bahwa uang yang dihabiskan untuk tas, sepatu, atau jam desainer harus diperhitungkan saat mencari cara bagaimana membagi harta bersama mereka." kata pengacara perceraian Alison Fernandes dilansir Dailymail.

Pakar agen real estate Knight Fark pun mengatakan tas merupakan salah satu barang desainer yang nilainya paling banyak naik tahun lalu. Harga tas Hermes naik 17% karena banyaknya pelelangan online dan pembeli yang mencari barang mewah. Item fashion lain yang jadi perebutana adalah jam tangan karena harganya naik 5% di 2020.

(ami/ami)