Kulit bibir memiliki karakteristik berbeda dari kulit wajah lainnya. Lapisannya lebih tipis, kemampuan menahan air lebih rendah, dan jumlah kelenjar minyaknya lebih sedikit.
Bibir lebih mudah kehilangan kelembapan hingga menjadi kering, pecah-pecah, atau mengelupas. Untuk itu, area ini pun membutuhkan perawatan ekstra, salah satunya dengan memilih lip balm yang tepat.
Menurut dokter kulit Teresa Song, MD, lip balm yang baik seharusnya mampu melembapkan bibir, menjaga kadar air, mencegah keretakan, serta melindungi lapisan pelindung kulit dari faktor lingkungan yang memicu iritasi.
Agar manfaatnya optimal, lip balm perlu digunakan secara rutin. Teresa menyarankan untuk mengaplikasikannya kembali setiap dua hingga enam jam, serta sebelum tidur.
3 Kandungan yang Perlu Ada dalam Lip Balm
Saat memilih lip balm, perhatikan tiga jenis bahan utama, yaitu humektan, emolien, dan oklusif. Ketiganya bekerja dengan cara berbeda untuk menjaga bibir tetap lembap, halus, dan terlindungi.
- Humektan untuk menarik kelembapan
Humektan seperti gliserin, asam hialuronat, dan asam laktat membantu menarik serta mempertahankan air pada kulit bibir.
Meski demikian, kelembapan tetap bisa menguap melalui proses yang disebut transepidermal water loss (TEWL), yakni hilangnya air dari kulit ke lingkungan. Karena itu, humektan sebaiknya dipadukan dengan bahan yang membantu mengunci kelembapan.
- Oklusif untuk mengunci kelembapan
Bahan oklusif, seperti petrolatum, shea butter, dan minyak nabati, membentuk lapisan pelindung di permukaan bibir. Lapisan ini membantu mengurangi penguapan air sehingga bibir tidak mudah kering.
- Emolien untuk melembutkan bibir
Emolien, seperti wax nabati atau wax dari buah, ceramide, dan lipid, membantu mengisi celah di antara sel-sel kulit. Hasilnya, permukaan bibir terasa lebih halus dan lembut.
Hindari Kandungan yang Bisa Membuat Bibir Makin Kering
Selain memeriksa bahan yang bermanfaat, penting juga untuk memperhatikan kandungan yang berpotensi memicu kekeringan atau iritasi. Alkohol tertentu dapat membuat bibir semakin kering.
Pewangi yang kuat juga berisiko menimbulkan iritasi atau ruam, terutama pada kulit sensitif. Sementara itu, mentol, kamper, dan fenol dapat memberikan sensasi dingin atau sejuk saat digunakan.
Namun, sensasi tersebut bukan berarti bibir menjadi lebih sehat. Penggunaan bahan-bahan ini berpotensi menyebabkan iritasi dan memperparah kekeringan jika digunakan terus-menerus.
Memilih lip balm bukan sekadar mencari produk yang terasa nyaman saat dioleskan. Perhatikan kandungannya, pilih formula yang mampu melembapkan sekaligus mengunci air, dan gunakan secara rutin agar bibir tetap halus serta terlindungi.
Simak Video "Video K-Talk: Ngepoin 'I SPY' Bareng NCT WISH yang Melokal Abis!"
(hst/hst)