Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kosmetik Indonesia Menuju Global, Produk Halal Jadi Sorotan di Cosmoprof Asia

Kiki Oktaviani - wolipop
Sabtu, 12 Sep 2026 18:51 WIB
...
Cosmoprof Asia 2026
Cosmoprof Asia 2026 Foto: dok. Cosmoprof Asia
Jakarta -

Industri kosmetik Indonesia terus mencari peluang untuk memperluas pasar ke mancanegara. Salah satu jalannya adalah melalui Cosmoprof Asia 2026, pameran dagang industri kecantikan yang akan kembali digelar di Hong Kong pada November mendatang.

Ajang ini mempertemukan pelaku industri kecantikan dari berbagai negara, mulai dari pemilik brand, distributor dan retailer hingga produsen, pemasok bahan baku serta perusahaan teknologi kecantikan. Sejumlah perusahaan kecantikan Indonesia juga akan kembali ambil bagian dalam Cosmoprof Asia 2026. Beberapa di antaranya bahkan sudah lebih dari satu dekade mengikuti ajang tersebut.

Royal Korindah tercatat telah berpartisipasi selama 20 tahun, disusul Eyelashes Bio Takara selama 13 tahun dan PT Sung Shim International selama 11 tahun. Mereka akan bergabung dengan perusahaan Indonesia lainnya yang baru berpartisipasi tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut menjadi salah satu peluang bagi industri kecantikan Indonesia untuk memperkenalkan produknya sekaligus membuka jaringan bisnis dengan pasar internasional.

Cosmoprof Asia 2026Cosmoprof Asia 2026 Foto: dok. Cosmoprof Asia

Cosmoprof Asia merupakan salah satu pameran dagang B2B untuk industri kecantikan di kawasan Asia-Pasifik. Berbeda dari beauty expo yang ditujukan untuk konsumen, ajang ini lebih banyak dihadiri profesional industri yang datang untuk mencari produk, supplier, mitra bisnis hingga melihat perkembangan terbaru pasar kecantikan.
Cosmoprof Asia 2026 akan digelar dengan konsep dua lokasi.

ADVERTISEMENT

Beauty expo berlangsung pada 11-13 November 2026 di Hong Kong Convention and Exhibition Centre. Di sini pengunjung dapat menemukan berbagai produk kecantikan jadi, seperti skincare, kosmetik, parfum, produk rambut, kuku, natural dan organic beauty hingga produk untuk salon dan SPA.

Untuk edisi 2026, penyelenggara memperkirakan lebih dari 78.000 pengunjung dan 2.900 peserta pameran dari lebih dari 40 negara dan wilayah akan hadir. Salah satu hal yang menarik bagi industri kecantikan Indonesia adalah hadirnya area Halal Beauty di Cosmoprof Asia 2026.

Area tersebut akan menampilkan brand yang telah memiliki sertifikasi halal. Kehadirannya cukup relevan bagi Indonesia yang memiliki pasar kosmetik halal besar sekaligus tengah memasuki perubahan regulasi. Mulai Oktober 2026, produk kosmetik yang beredar di Indonesia diwajibkan memiliki sertifikasi halal. Perubahan ini membuat isu halal semakin dekat dengan perkembangan industri kecantikan di Tanah Air.

Halal pun kini tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan. Bagi sebagian konsumen, sertifikasi juga berkaitan dengan transparansi bahan, keamanan dan kepercayaan terhadap sebuah produk.

Cosmoprof Asia melihat perkembangan tersebut sebagai bagian dari perubahan pasar kecantikan di kawasan Asia. Bagi perusahaan Indonesia, area Halal Beauty juga dapat menjadi tempat untuk melihat bagaimana kategori tersebut berkembang di pasar internasional.

Cosmoprof Asia 2026 juga membawa kampanye global "WANTED", yang menyoroti orang-orang di balik perubahan industri kecantikan. Kampanye ini dibagi menjadi tiga kategori, yaitu Rule-Breakers, Innovators dan Fragrance Addicts.

Cosmoprof Asia 2026Cosmoprof Asia 2026 Foto: dok. Cosmoprof Asia

Rule-Breakers menyoroti pendiri brand dan pelaku industri yang berani menantang kebiasaan lama. Sementara Innovators berfokus pada ilmuwan, peneliti, produsen dan pelaku teknologi yang mengembangkan inovasi di bidang formulasi, bahan baku, kemasan, AI hingga teknologi produksi.

Kategori lainnya, Fragrance Addicts, secara khusus mengangkat perkembangan dunia parfum yang semakin ramai, termasuk niche perfumery dan eksplorasi aroma personal. Ada pula instalasi yang dikembangkan bersama agensi kreatif Centdegrés untuk menampilkan sejumlah rumah parfum internasional.

Sementara dari sisi ilmiah, Beauty Ingredients & Formulation Asia (BIFA) Symposium akan membahas perkembangan bahan baku, formulasi, tren wewangian dan teknologi yang berpotensi memengaruhi produk kecantikan generasi berikutnya.

(kik/kik)
...
Hide Ads