Masker Madu Bisa Sembuhkan Jerawat, Mitos atau Fakta? Ini Kata Dokter Kulit
Ada banyak beauty hacks untuk mengatasi jerawat yang beredar di media sosial, mulai dari bahan-bahan yang mudah ditemukan di dapur hingga berbagai cara DIY yang tidak biasa. Salah satunya adalah menggunakan madu sebagai masker wajah.
Sejumlah pengguna media sosial mengklaim kondisi kulit mereka menjadi lebih bersih setelah rutin mengoleskan madu ke wajah. Klaim tersebut pun membuat madu populer sebagai salah satu alternatif perawatan jerawat rumahan.
Namun, apakah benar madu bisa membantu mengatasi jerawat?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Madu Punya Sifat Antibakteri
Menurut ahli kimia kosmetik Randy Schueller, madu memiliki sifat antibakteri yang secara teori dapat membantu melawan bakteri. Randy menjelaskan bahwa sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Antibacterial Chemotherapy menunjukkan madu dengan konsentrasi 2,5 hingga 5 persen efektif melawan staphylococci, salah satu jenis bakteri yang dapat menyebabkan masalah kesehatan.
Meski begitu, belum ada penelitian yang secara khusus menguji efektivitas madu terhadap P. acnes, yaitu bakteri penyebab munculnya jerawat.
"Kami tidak menemukan penelitian yang menguji efek madu terhadap P. acnes, bakteri yang membantu menyebabkan jerawat. Namun, berdasarkan apa yang kita ketahui tentang mekanisme antibakteri madu, secara teori madu mungkin juga dapat bekerja terhadap bakteri ini," tulis Randy dalam situsnya, The Beauty Brain.
Artinya, ada alasan ilmiah yang membuat madu berpotensi membantu, tetapi bukti langsung bahwa madu dapat mengobati jerawat masih terbatas.
Tidak Semua Jenis Madu Bisa Digunakan
Foto: Getty Images/iStockphoto/Apiwan Borrikonratchata |
Kalau ingin mencoba beauty hackd ini, jenis madu yang digunakan sangat penting. Dermatologist Annie Chiu dari North Redondo Beach, California, menyarankan memilih madu mentah atau raw honey.
"Madu yang populer di pasaran biasanya telah melalui proses tertentu, misalnya dipanaskan atau ditambahkan air. Madu yang telah diproses seperti ini kemungkinan besar tidak akan bekerja (untuk mengatasi jerawat) karena sifat antibakteri dan antiradangnya dapat rusak selama proses tersebut," jelas Chiu, seperti dilansir Allure.
Dia menyarankan untuk memakai madu alami yang masih mentah, artinya belum diproses dan tidak dipanaskan, serta tidak mengandung bahan tambahan.
Madu dapat digunakan sebagai masker wajah. Caranya, oleskan pada kulit dan diamkan sekitar 15-20 menit, kemudian bilas sampai bersih.
Madu Bisa Bantu Menenangkan Jerawat Meradang
Bahan alami bisa digunakan untuk mengatasi jerawat yang mengalami peradangan. Dermatologisy Kavita Mariwalla dari West Islip, New York, menjelaskan bahwa madu mentah memiliki efek osmotik pada kulit.
"Madu mentah dapat membuat jerawat yang meradang terlihat tidak terlalu parah karena memiliki efek osmotik pada kulit. Madu dapat menarik kelebihan cairan dan membantu mengurangi peradangan," jelasnya.
Sifat menenangkan dari madu juga dapat membantu mengurangi kemerahan pada kulit.
Madu Bukan Pengganti Obat Jerawat
Foto: Thinkstock |
Meski terdengar menjanjikan, bukan berarti madu bisa menggantikan produk perawatan jerawat. Dermatologist Joshua Zeichner, direktur riset kosmetik dan klinis bidang dermatologi di Mount Sinai Hospital, New York, mengatakan madu memang memiliki sifat antibakteri dan antiradang. Namun, efektivitasnya tidak bisa disamakan dengan obat jerawat yang sudah terbukti secara ilmiah.
"Madu memang dapat memberikan beberapa manfaat dalam membantu mengatasi jerawat, tetapi efektivitasnya tidak sebaik perawatan jerawat konvensional, seperti benzoyl peroxide," ujarnya.
Benzoyl peroxide terbukti efektif membunuh bakteri penyebab jerawat sekaligus membantu membuka pori-pori yang tersumbat. Kandungan ini bisa mengatasi jerawat besar dan kemerahan yang membutuhkan penanganan lebih cepat. Sebaliknya, madu tidak memiliki kemampuan yang sama untuk membersihkan sumbatan pada pori-pori.
Hati-hati Jika Kulit Sensitif
Walaupun madu dikenal memiliki efek menenangkan, bahan ini belum tentu cocok untuk semua orang. Pemilik kulit sensitif berpotensi mengalami iritasi setelah menggunakan madu, propolis, atau produk lain yang berasal dari lebah.
Oleh karena itu, madu sebaiknya tidak dianggap sebagai 'obat ajaib' untuk jerawat. Jika ingin mencoba perawatan rumahan, madu mentah mungkin bisa menjadi salah satu pilihan. Namun, jika jerawat terus muncul, semakin parah, atau kulit menunjukkan reaksi setelah penggunaan madu, sebaiknya hentikan pemakaian dan konsultasikan kondisi kulit ke ahlinya.
(hst/hst)











































