Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

6 Kombinasi Bahan Skincare yang Tidak Boleh Dicampur Menurut Dokter Kulit

Adinda Salma - wolipop
Senin, 17 Agu 2026 08:00 WIB
...
Skincare Gen Z
Foto: Getty Images/JLco - Ana Suanes
Jakarta -

Suka menggabungkan berbagai bahan skincare agar kulit wajah glowing dan sehat? Kamu wajib memerhatikan kombinasi bahan skincare agar tidak merusak skin barrier.

Menurut Brooke Sikora, MD, seorang dokter kulit di Amerika Serikat, tidak semua bahan cocok untuk digabungkan satu sama lain. Penggunaan bahan aktif yang tidak tepat dapat memicu kemerahan, kulit mengelupas, hingga menghilangkan efektivitas produk itu sendiri. Pemahaman mendalam mengenai sifat setiap formula sangat penting agar rutinitas kecantikan memberikan hasil yang maksimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut kombinasi bahan skincare yang tidak boleh dicampur:

Retinol atau Retinoid dan Alpha Hydroxy Acid (AHA)

Kombinasi retinol dan AHA seperti asam glikolat dapat memicu eksfoliasi berlebih pada lapisan luar kulit. "Keduanya berpotensi menimbulkan efek samping yang mengiritasi, terutama jika dikombinasikan," ucap Elizabeth Bahar Houshmand, MD, seorang dokter kulit bersertifikasi ganda di Dallas.

ADVERTISEMENT

Meskipun demikian, beberapa produk modern berteknologi tinggi berhasil menggabungkan kedua molekul ini secara stabil melalui uji klinis yang ketat. Sebaiknya jangan mencampur produk yang tidak dirancang khusus seperti itu dalam satu sesi perawatan.

Retinol atau Retinoid dan Benzoyl Peroxide

Menurut Dr. Sikora, menggabungkan retinol dengan benzoyl peroxide berisiko menonaktifkan kandungan molekul retinoid sehingga perawatan jerawat menjadi tidak efektif. Benzoyl peroxide yang bersifat mengoksidasi akan merusak struktur retinol saat diaplikasikan bersamaan.

Untuk mengatasi masalah ini, tetap bisa memakai benzoyl peroxide pada pagi hari dan mengaplikasikan retinol khusus di malam hari. Langkah pemisahan jadwal ini efektif menjaga stabilitas kedua kandungan tersebut.

Retinol atau Retinoid dan Vitamin C

"Vitamin C adalah bahan yang sulit diformulasikan karena paling efektif dalam lingkungan pH asam. Retinol bekerja pada pH yang lebih tinggi (lebih basa). Jika digunakan bersamaan, keduanya tidak akan bekerja secara optimal," kata Dr. Sikora.

Gunakan serum vitamin C di pagi hari untuk menangkal radikal bebas dan polusi lingkungan. Sementara itu, gunakan retinol untuk malam hari karena bahan ini dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari.

Kombinasi Bahan Skincare yang Tidak Boleh Dicampur Menurut Dokter Kulit

Retinol Vs. Bakuchiol

Foto: Getty Images/bmanzurova

Retinol atau Retinoid dan Salicylic Acid

Salicylic acid atau Beta Hydroxy Acid (BHA) sangat efektif membersihkan pori-pori tersumbat, tetapi jika ditumpuk dengan retinol akan membuat kulit menjadi sangat kering. Menurut Dr. Sikora, kondisi kulit yang terlalu kering justru memicu produksi minyak berlebih dan munculnya jerawat baru.

Atur waktu pemakaian dengan menggunakan salicylic acid di pagi hari dan retinoid di malam hari. Cara ini memberi jeda bagi kulit untuk memulihkan kelembapan alaminya secara berurutan.

Pembersih Berbasis Sabun dan Vitamin C

Pembersih wajah berbahan dasar sabun umumnya memiliki tngkat pH tinggi atau bersifat basa yang dapat merusak formulasi asam askorbat dari vitamin C. Penyerapan vitamin C akan terhambat total jika diaplikasikan tepat setelah mencuci muka dengan sabun basa.

Gunakan pembersih dengan pH seimbang (low pH cleanser) sebelum mengaplikasikan produk vitamin C. Langkah sederhana ini memastikan perlindungan antioksidan bekerja optimal melawan penuaan dini.

Penggunaan Bahan Aktif Sejenis Secara Bersamaan

Menumpuk dua produk dengan bahan aktif serupa, seperti menggunakan dua produk benzoyl peroxide atau dua jenis AHA sekaligus tersebut sangat tidak dianjurkan. "Kekhawatiran saya dengan penggunaan dua bahan aktif yang sama adalah iritasi," ucap Deirdre Hooper, MD, seorang dokter kulit bersertifikasi di Amerika Serikat.

Formulasi ganda tidak melipatgandakan hasil, melainkan meningkatkan potensi efek samping kemerahan dan peradangan. Tetaplah berpegang pada satu produk aktif utama dalam satu langkah perawatan.

Memahami aturan dasar kombinasi bahan skincare adalah kunci utama dalam membangun rutinitas kecantikan yang aman dan efektif. Jika ragu atau memiliki masalah kulit tertentu, berkonsultasilah dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan panduan perawatan yang tepat.

(eny/eny)
...
Hide Ads