Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tragis, Wanita Tewas Saat Operasi Angkat Filler Bokong di Klinik dalam Mal

Tim Wolipop - wolipop
Jumat, 26 Jun 2026 09:32 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Paula Andrea Beltran Sandoval
Paula Andrea Beltran Sandoval Foto: dok. Instagram
Jakarta -

Wanita bernama Paula Andrea Beltran Sandoval meninggal dunia saat menjalani operasi pengangkatan filler bokong di sebuah klinik yang berada di dalam Mal El Tesoro, Medellin, Kolombia. Wanita 41 tahun itu sengaja pulang dari Amerika Serikat ke kampung halamannya setelah mengalami gangguan kesehatan akibat filler yang pernah disuntikkan sebelumnya.

Paula, yang bekerja sebagai perawat di New York, tiba di Kolombia pada 15 Juni untuk menjalani prosedur tersebut. Ia dikabarkan membayar sekitar 38 juta peso Kolombia atau setara Rp 150 juta. Operasi dilakukan pada 18 Juni.

Awalnya prosedur berjalan lancar. Namun sekitar satu jam setelah operasi dimulai, saat sebagian biopolimer berhasil diangkat, kondisi Paula mendadak memburuk. Ia mengalami henti jantung dan henti napas di ruang operasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim medis segera melakukan CPR dan memberikan sengatan listrik berulang kali selama lebih dari 40 menit. Meski berbagai upaya penyelamatan dilakukan, nyawa Paula tidak tertolong.

Berdasarkan temuan awal, Paula tidak memiliki riwayat penyakit yang dinilai berisiko untuk menjalani operasi. Tim forensik memang menemukan cedera pada bagian dada, tetapi luka tersebut diduga merupakan dampak dari proses resusitasi, bukan penyebab kematian. Hingga kini, penyebab pasti kematiannya masih diselidiki.

ADVERTISEMENT

Pihak berwenang juga akan memeriksa izin operasional klinik serta kualifikasi tenaga medis yang menangani tindakan tersebut.
Kasus Paula menjadi kematian kedua terkait prosedur kecantikan di Medellin dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, pada 28 Februari, Carolina Merchan Jaramillo (30) juga meninggal dunia usai menjalani tindakan estetika di kawasan El Poblado.

Biopolimer sendiri merupakan bahan sintetis yang kerap digunakan untuk membentuk bokong atau bagian tubuh lain. Meski pernah populer, penggunaannya telah dilarang di Kolombia karena berisiko menyebabkan komplikasi serius, mulai dari perpindahan bahan ke organ lain, kerusakan jaringan, infeksi berat, hingga sepsis.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads