Glass Skin Jadi Tren Treatment, Fokus Kecantikan Bergeser ke Kualitas Kulit
Tren kecantikan terus mengalami perubahan. Jika beberapa tahun lalu banyak orang datang ke klinik untuk mengubah kontur wajah dengan berbagai prosedur estetika seperti filler dan botox, kini fokusnya mulai bergeser ke perawatan yang dapat meningkatkan kualitas kulit.
Kulit sehat, glowing, dan tampak natural kini menjadi tujuan utama banyak pasien. Bahkan, tren glass skin yang identik dengan kulit bening, lembap, dan bercahaya semakin diminati dibandingkan perubahan bentuk wajah yang terlalu drastis.
Perubahan tren ini diamati oleh dr. Phery Cendres, M.Biomed (AAM). Menurutnya, semakin banyak pasien yang mencari treatment untuk memperbaiki kualitas kulit dibandingkan mengubah struktur wajah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini banyak orang lebih fokus pada skin quality treatment. Mereka ingin kulit terlihat sehat, glowing, dan mendapatkan efek glass skin tanpa harus mengubah bentuk wajah aslinya," katanya dalam acara Cellbooster 'Choose Beauty Wisely' di di Hotel Novotel, Tangerang, baru-baru ini.
Fenomena tersebut menunjukkan adanya pergeseran standar kecantikan. Jika sebelumnya wajah tirus atau fitur yang lebih tegas menjadi tren, kini banyak orang justru menginginkan hasil yang lebih natural dan sesuai karakter wajah masing-masing.
Sejalan dengan tren tersebut, treatment skin booster juga semakin diminati. Berbeda dengan prosedur yang berfokus pada perubahan kontur wajah, skin booster bertujuan meningkatkan kualitas kulit dari dalam sehingga tampak lebih lembap, kenyal, dan glowing, sesuai dengan tampilan glass skin yang kini banyak diidamkan.
Acara Cellbooster menghadirkan dokter kecantikan Foto: Foto: Kiki Oktaviani/detik |
Pandangan serupa disampaikan Dermatologist asal Swiss, Dr. Timur Taskesen, MD, PhD. Menurutnya, masyarakat kini semakin selektif dalam memilih treatment dan cenderung mencari prosedur yang aman, minim downtime, serta memberikan hasil yang alami.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa tren apa pun yang sedang populer sebaiknya tidak menjadi satu-satunya pertimbangan dalam memilih perawatan. Langkah terpenting tetap memahami kebutuhan kulit melalui konsultasi dengan dokter.
"Yang paling penting adalah memahami kebutuhan kulit melalui konsultasi yang tepat dengan dokter serta memastikan produk yang digunakan memenuhi standar keamanan dan kualitas yang jelas," ujarnya.
Selain memilih treatment yang tepat, pasien juga perlu memiliki ekspektasi yang realistis terhadap hasil perawatan. Menurut Dr. Timur, kulit sehat dan bercahaya tidak bisa didapatkan secara instan.
"Percayalah pada prosesnya dan jangan terburu-buru menginginkan hasil yang cepat. Yang terpenting adalah berada di tempat yang tepat dan ditangani oleh tenaga medis yang kompeten," pungkas dr. Timur.
(kik/kik)











































