Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Dokter Kecantikan Ingatkan Bahaya FOMO Treatment, Jangan Asal Ikut Influencer

Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 15 Jun 2026 17:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi perawatan kulit
Ilustrasi treatment Foto: Getty Images/Apiwan Borrikonratchata
Jakarta -

Maraknya tren perawatan kulit dan treatment kecantikan di media sosial membuat banyak orang tergoda mencoba prosedur yang sedang viral. Namun, dokter kulit mengingatkan bahwa agar jangan FOMO karena tidak semua treatment yang populer di kalangan influencer cocok untuk setiap orang.

dr. Sri Gitalia dari Natasha Skin Clinic Center menilai masyarakat perlu lebih bijak sebelum memutuskan menjalani perawatan estetika. Menurutnya, setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda sehingga kebutuhan perawatannya pun tidak bisa disamakan.

"Sebagai pasien, kita harus bijak. Jangan mendiagnosa diri sendiri hanya karena ingin memiliki kulit seperti influencer tertentu. Sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter agar mendapatkan diagnosis dan rekomendasi yang tepat," ujarnya dalam acara Cellbooster 'Choose Beauty Wisely' di Hotel Novotel, Tangerang, baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

dr. Gita mengatakan, tidak sedikit pasien datang ke klinik dengan permintaan treatment tertentu karena sedang ramai dibicarakan di media sosial. Padahal, setelah dilakukan pemeriksaan, prosedur yang mereka inginkan belum tentu menjadi solusi terbaik untuk kondisi kulit yang dimiliki.

Acara Cellbooster menghadirkan dokter kecantikanAcara Cellbooster menghadirkan dokter kecantikan Foto: Foto: Kiki Oktaviani/detik

Karena itu, dokter bisa saja menyarankan perawatan lain yang lebih sesuai, bahkan menolak melakukan treatment yang diminta apabila dinilai belum diperlukan.

ADVERTISEMENT

"Bisa saja saya menyarankan treatment lain yang lebih sesuai. Ada kalanya pasien belum membutuhkan prosedur tertentu. Yang penting adalah memilih perawatan berdasarkan kondisi kulit, bukan karena sedang viral," katanya.

Selain tidak mudah terpengaruh tren, masyarakat juga diminta lebih cermat dalam memilih klinik kecantikan maupun produk yang digunakan. Menurut dr. Gita, penting untuk memilih produk yang memiliki dasar ilmiah yang kuat serta telah terbukti aman dan efektif melalui penelitian.

"Carilah produk yang memiliki bukti ilmiah yang kuat dan memberikan hasil nyata bagi pasien. Selain itu, pilih klinik dan dokter yang terpercaya serta memiliki pengalaman yang baik," tuturnya.

Pesan serupa disampaikan dr. Chen Ik Cen, M.Biomed (AAM). Ia menyarankan masyarakat untuk mulai merawat kesehatan kulit sejak dini, tetapi tetap menjadikan keamanan sebagai prioritas utama.

Menurutnya, sebelum menjalani treatment, pasien perlu mencari tahu kandungan produk yang akan digunakan, memastikan produk tersebut memiliki sertifikasi yang jelas, serta telah mendapatkan persetujuan dari lembaga terkait.

Acara Cellbooster menghadirkan dokter kecantikanAcara Cellbooster menghadirkan dokter kecantikan Foto: Foto: Kiki Oktaviani/detik

"Lakukan perawatan sejak dini dan pastikan memilih klinik yang kompeten. Cari tahu kandungan produknya, pastikan memiliki sertifikasi yang jelas serta telah mendapatkan persetujuan dari lembaga terkait," ujarnya.

Dengan semakin banyaknya pilihan treatment yang bermunculan di pasaran, para ahli menekankan bahwa keputusan menjalani perawatan sebaiknya didasarkan pada kebutuhan kulit dan rekomendasi medis, bukan semata-mata karena tren yang sedang ramai di media sosial.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads