Bukan rahasia lagi bahwa negara tersebut dikenal inovatif dalam dunia skincare dan trennya cepat diikuti banyak orang. Salah satu yang belakangan populer adalah toner pad.
Toner pad dinilai lebih praktis dan multifungsi dibanding toner cair biasa. Selain cukup diusap ke wajah, produk ini juga bisa ditempel di area tertentu layaknya sheet mask mini. Menurut dokter kulit Dr. Teresa Song, toner pad dapat digunakan pada area yang sering bermasalah, seperti T-zone, pipi, atau bagian wajah dengan noda hitam, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan kulit.
Berikut beberapa hal penting tentang toner pad menurut dermatolog yang perlu kamu ketahui:
Apa itu Toner Pad dan Jenisnya?
Sesuai namanya, toner pad adalah kapas yang sudah direndam toner atau essence dalam kemasannya. Karena sudah menyatu dengan kapas, pemakaiannya menjadi lebih praktis. Biasanya satu kemasan berisi sekitar 50 lembar atau lebih dengan bentuk bulat atau kotak, dan bersifat sekali pakai.
"Setiap usapan bisa memberi manfaat seperti serum tanpa langkah tambahan," kata Jordan Harper, pendiri merek Barefaced, seperti dikutip dari Brydie.
Formulasi toner pad berbeda-beda tergantung kandungannya, sehingga tidak semua produk cocok untuk setiap orang. Ada toner pad untuk eksfoliasi ringan, ada pula yang berfungsi menghidrasi dan menenangkan kulit.
"Masing-masing dirancang untuk mengatasi masalah kulit tertentu," jelas Dr. Debbie Palmer. Jadi jika satu produk tidak cocok, kamu bisa mencoba jenis lainnya.
Selain kandungan essence, tekstur kapasnya juga beragam. Beberapa memiliki dua sisi: satu sisi sedikit kasar untuk membantu pengelupasan ringan, dan sisi lain lebih halus untuk penggunaan sehari-hari.
Simak Video "Video: Skincare Routine Mikha Tambayong di Usia 30-an"
(eny/eny)