Dokter Ungkap Penyebab Wajah Kusam dan Cara Mencerahkan yang Paling Efektif
Wajah yang terlihat kusam sering kali membuat penampilan tampak lelah dan kurang segar. Tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan kulit kusam, dan bagaimana cara mencerahkannya dengan tepat tanpa membahayakan kulit?
Dokter spesialis kulit Dr. Ophelia Veraitch menjelaskan bahwa 'kulit kusam' sebenarnya bukan istilah maupun diagnosa medis.
"Kulit kusam adalah istilah deskriptif untuk menjelaskan kondisi kulit yang kehilangan kejernihan, warna yang merata, dan kemampuan memantulkan cahaya," jelasnya, seperti dilansir Refinery29.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, ketika permukaan kulit tidak rata, cahaya tidak bisa terpantul dengan baik. Akibatnya, wajah terlihat datar, redup, dan mudah tampak lelah.
Penyebab Wajah Terlihat Kusam
Salah satu penyebab paling umum adalah penumpukan sel kulit mati. Secara alami, kulit akan terus melakukan regenerasi, menggantikan sel-sel lama dengan yang baru. Namun, pada beberapa jenis kulit, proses ini bisa melambat sehingga membutuhkan bantuan.
Penyebab lain yang sering diabaikan adalah dehidrasi kulit. Meski minum air putih penting untuk kesehatan secara keseluruhan, hidrasi dari luar lewat pelembap dan serum juga berperan besar dalam menjaga kilau alami kulit.
Selain itu, faktor lingkungan seperti polusi juga berkontribusi. Partikel polusi dapat menempel pada sel kulit mati, minyak, dan keringat, meninggalkan permukaan kulit yang terasa kasar dan tampak kusam. Peradangan kulit akibat jerawat, psoriasis, atau rosacea, perubahan hormon seperti melasma, serta kondisi skin barrier yang terganggu-misalnya pada kulit kering atau rentan eksim-juga bisa membuat wajah kusam.
Cara Mengatasi Wajah Kusam dan Membuatnya Lebih Cerah
"Cara paling efektif mengatasi kulit kusam adalah dengan mengetahui dan menangani penyebab utamanya. Karena itu, saya selalu menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu, terutama jika kusam dipicu oleh peradangan, pigmentasi, atau kondisi kulit kronis," ujar dr. Veraitch.
jika kamu hanya mengalami jerawat ringan sesekali dan tidak memiliki masalah kulit serius, skincare di rumah biasanya sudah cukup. Kuncinya adalah konsistensi.
Langkah penting pertama adalah eksfoliasi, terutama chemical peeling. Alpha hydroxy acids (AHA) dikenal efektif membantu mengangkat sel kulit mati dan menampakkan kulit baru yang lebih sehat.
Glycolic acid menjadi salah satu rekomendasi karena kemampuannya mencerahkan kulit, menyamarkan hiperpigmentasi, dan menghaluskan tekstur secara bertahap. Bentuk toner atau serum yang dipakai pada malam hari dinilai paling ideal.
Untuk kulit sensitif, lactic acid bisa menjadi alternatif. Ukuran molekulnya lebih besar dibandingkan glycolic acid, sehingga penyerapannya lebih lambat dan cenderung lebih lembut di kulit reaktif.
Perlu diingat, bahan eksfoliasi dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Karena itu, penggunaan sunscreen dengan perlindungan UVA dan UVB tidak boleh dilewatkan.
Retinol untuk Mengatasi Kulit Kusam
Retinoid seperti retinol, retinal, dan tretinoin (yang diresepkan dokter) terbukti secara klinis membantu meningkatkan kecerahan dan kejernihan kulit. Bagi pemula, Dr. Veraitch menyarankan untuk memulai dari konsentrasi paling ringan, lalu bertahap ditingkatkan apabila sudah terbiasa.
Sementara bagi yang sudah terbiasa, tretinoin dapat membantu mempercepat regenerasi sel dan memperbaiki tampilan kulit secara keseluruhan. Retinol dan asam eksfoliasi sebenarnya boleh digunakan dalam satu rutinitas, tapi tidak bersamaan.
"Jangan mengaplikasikan keduanya secara berlapis karena bisa membuat kulit perih, sensitif, dan kering," tegasnya.
Gunakan eksfoliasi di satu malam, lalu retinol di malam lain, selalu diikuti pelembap dan sunscreen keesokan harinya.
Antioksidan di Pagi Hari
Dr. Veraitch menyarankan menambahkan antioksidan untuk skincare pagi hari. Pilihannya beragam, mulai dari vitamin C, vitamin E, niacinamide, resveratrol, hingga ferulic acid.
Fungsinya antioksidan umunya sama yakni melindungi kulit dari agresor lingkungan seperti polusi dan sinar UV yang dapat membuat kulit tampak kusam. Vitamin C menjadi salah satu yang paling populer karena bekerja layaknya pelindung tambahan bagi kulit sekaligus membantu mencerahkan wajah secara bertahap.
(hst/hst)
Pakaian Wanita
Tote Bag Muat Laptop hingga 16 Inci! Bawa Banyak Barang Tetap Compact dengan Sena Bag
Kesehatan
Stop Pakai Sanitizer Sembarangan! Ini Pilihan Aman untuk Ibu dan Bayi
Kesehatan
Langkah Praktis Jaga Lingkungan Rumah Tetap Higienis Setiap Hari! Sanitizing Water Jadi Solusi Tepat
Kesehatan
Sering Pusing Saat Puasa Ramadan? Saatnya Pantau Tekanan Darah Sendiri dengan Tensimeter Pergelangan
Hadir Catokan dengan Kandungan Camelia Oil, Apa Manfaatnya?
Rahasia Kulit Bersih: Ini Basic Skincare Wajib untuk Samarkan Bekas Jerawat
Pria Milenial dan Gen Z Kini Lebih Serius Merawat Diri, Takut Penuaan Dini
Tren Rambut 2026: Potongan & Warna Ini Diprediksi Booming!
Promosi Produk Bibir Terbaru, Kylie Jenner pakai Bra dari Biji Delima
YouTuber Cantik Curhat Rasanya Dipacari Idola KPop, Penuh Tekanan Emosional
Alasan Makan Roti Gandum untuk Diet Lebih Sehat daripada Nasi Putih
15 Orang Paling Terkenal di 2025, Barack Obama Hingga Jungkook BTS
Kekecewaan Putri Inggris Terhadap Ayahnya yang Terlibat Skandal Seks Epstein











































