Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

3 Kesalahan Skincare di Usia 40-an yang Bikin Kulit Cepat Menua

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 31 Jan 2026 12:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi skincare cleansing oil
Foto: Getty Images/CentralITAlliance
Jakarta -

Merawat kulit di usia 40-an membutuhkan pendekatan yang lebih spesifik dan menyeluruh. Jika di usia 20-30 rutinitas skincare cenderung sederhana, memasuki fase kulit dewasa wanita perlu lebih peka terhadap kebutuhan hidrasi, perlindungan, dan pemulihan.

Perubahan hormon, paparan sinar matahari bertahun-tahun, hingga berkurangnya produksi kolagen membuat kulit lebih rentan terhadap kekeringan, garis halus, dan tampilan kusam. Karena itu, memilih produk yang tepat saja belum cukup. Cara kita merawat kulit sehari-hari juga menentukan kondisi kulit di usia 40-an.

Sayangnya, banyak orang tanpa sadar melakukan kesalahan skincare di usia 40-an yang justru mempercepat tanda-tanda penuaan. Berikut beberapa kesalahan perawatan kulit yang harus dihindari agar kulit tetap terjaga elastisitas dan kelembapannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Tidak Rajin Pakai Sunscreen

Sunscreen bukanlah produk yang dipakai hanya saat liburan atau ketika cuaca terik. Jika kamu hanya mengaplikasikannya ketika berada di luar ruangan, saatnya menjadikan SPF sebagai langkah wajib di pagi hari.

Menurut para ahli, penggunaan sunscreen spektrum luas dengan minimal SPF 30 setiap pagi pada seluruh area kulit yang terpapar-termasuk leher dan tangan-adalah kunci mencegah kerusakan akibat sinar UV, salah satu penyebab utama penuaan kulit.

ADVERTISEMENT

Kulit leher dan tangan juga cenderung menunjukkan tanda-tanda kerusakan matahari lebih cepat, sehingga pastikan area tersebut tidak terlewat saat mengaplikasikan sunscreen.

2. Terlalu Banyak Memakai Bahan Aktif

Saat perubahan pada kulit mulai terlihat, banyak orang merasa perlu menambahkan berbagai produk anti-aging sekaligus. Padahal, mencampur terlalu banyak bahan aktif, terutama eksfolian yang kuat, dapat memicu iritasi dan merusak skin barrier.

"Kulit yang lebih dewasa membutuhkan pendekatan bertahap, jadi penting untuk memulai secara perlahan dengan produk baru dan menghindari pengelupasan berlebihan, yang dapat menyebabkan iritasi dan merusak lapisan kulit," ujar Lua Padova, ahli estetika di Body+Beauty Lab, seperti dikutip dari Glamour.

Sering kali, rutinitas simpel jauh lebih efektif. Menggunakan terlalu banyak produk untuk mengatasi berbagai masalah kulit hanya akan membuat kulit 'kewalahan'.

"Salah satu kesalahan umum adalah mencoba menggunakan terlalu banyak produk untuk mengatasi masalah Anda, alih-alih mengatasinya dengan 2-3 produk yang efektif," katanya.

Lebih baik fokus pada dua hingga tiga produk yang benar-benar memberikan hasil. Saat membangun rutinitas skincare untuk kulit matang, mulai dari langkah dasar, pantau hasilnya secara berkala, lalu tambahkan produk dengan kandungan khusus hanya untuk masalah yang belum membaik.

3. Kurang Menghidrasi Kulit

Seiring bertambahnya usia, fokus skincare bergeser dari mengatasi jerawat ke menjaga kelembapan, memperkuat skin barrier, dan memperbaiki kondisi kulit. Artinya fokus perawatan ada pada produk-produk yang berfungsi menghidrasi dan melembapkan.

Hindari penggunaan produk yang terlalu keras atau membuat kulit terasa tertarik. Selain itu, pilih serum, krim, dan pelembap malam yang mampu mengunci hidrasi. Singkatnya, kulit yang terhidrasi adalah kulit yang bahagia.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads