Viral Wanita Pakai Lem Semprot untuk Tata Rambut, Nasibnya Berakhir Miris

Hestianingsih - wolipop Kamis, 11 Feb 2021 05:30 WIB
Tessica Brown di UGD untuk menghilangkan lem di rambutnya. Tessica Brown di UGD untuk menghilangkan lem di rambutnya. Foto: Instagram/@im_d_ollady
Jakarta -

Lem atau produk perekat tidak pernah disarankan untuk digunakan pada kulit maupun bagian tubuh manusia. Kecuali jika produk tersebut memang dirancang khusus dan terbukti aman, misalnya saja lem bulu mata palsu.

Tapi wanita satu ini sepertinya tidak mengindahkan hal itu dan melakukan hal ekstrem yang justru merugikan dirinya sendiri. Semuanya atas nama gaya dan kecantikan.

Beberapa hari terakhir ini, sosok wanita bernama Tessica Brown jadi viral karena menggunakan lem sebagai pengganti hairspray untuk menata rambutnya. Alhasil rambutnya jadi kaku dan keras karena lem tidak bisa dihilangkan.

Kejadian bermula saat Tessica Brown menata rambutnya dengan gaya kuncir kuda. Agar bisa bertahan seharian, wanita 40 tahun ini perlu memakai hairspray, namun ternyata produk yang biasa dia pakai habis.

[Gambas:Instagram]



Sebagai gantinya Tesssica Brown menggunakan lem berbentuk spray dengan merek Gorilla Spray Adhesive by Gorilla Glue. Akibat kenekatannya itu, lem tidak dapat dihilangkan dan membuat wanita asal Louisiana ini harus bertahan dengan rambut kuncir kudanya selama berminggu-minggu.

Dia pun curhat tentang kondisinya tersebut di TikTok dan Instagram. Video yang diunggahnya itu ditonton 21 juta kali di TikTok dan 3 juta kali di Instagram.

"Rambutku sudah seperti ini selama sekitar satu bulan. Ini bukan karena pilihanku. Bukan, bukan karena kemauanku begini," kata dia membuka omongan di video.

Tessica Brown melanjutkan, "Rambutku tidak bisa bergerak. Dengar apa yang aku bilang? Rambut ini. Tidak. Bergerak."

Dirinya menuturkan sudah mencoba berbagai cara agar lem bisa lepas dari rambutnya. Mulai dari keramas hingga 15 kali hingga memakai masker campuran tea tree oil dan minyak kelapa. Ia juga sempat datang ke UGD rumah sakit dan menghabiskan waktu 22 jam di sana tapi tak juga berhasil.

[Gambas:Instagram]



Seperti dikutip dari Market Watch, tim medis di rumah sakit St. Bernard sudah mencoba memakai aseton di belakang kepalanya untuk memecah lem yang merekat sangat kuat tersebut, tapi hasilnya justru lebih buruk. Aseton membuat kulit kepalanya justru iritasi dan lem hanya mencair sebentar lalu kembali mengeras.

Tessica Brown akhirnya mendatangi penata rambut yang membantunya dengan mengoleskan superglue remover. Tujuannya agar rambutnya yang sudah sekeras batu bisa lebih lemas.

Setelah berkali-kali pengaplikasian, rambut Tessica pun sedikit lemas, tapi hanya sebagian kecil. Penata rambut akhirnya hanya bisa memotong kuncir kudanya, sementara rambut bagian atas, masih 'betah' menempel di kulit kepala.

Memutuskan ke Dokter Bedah

Sebagai langkah terakhir, Tessica Brown akhirnya memutuskan bertolak ke Los Angeles untuk menemui spesialis bedah plastik di Beverly Hills. Dokter tersebut menjanjikan bahwa dia mampu menguraikan lem dari kepala Tessica dan menyingkirkannya sekali dan selamanya.

"Aku akan berangkat besok untuk menemui dokter bedah plastik," tulisnya di unggahan media sosial.

Adalah Dr. Michael Obeng yang menawarkan bantuannya untuk Tessica Brown. Dia mengklaim punya produk medis khusus untuk melepaskan lem di rambut dan kepalanya, namun prosesnya perlu proses selama tiga hari.

Permintaan Maaf dari Gorilla Glue

Gorilla Glue sebagai merek yang produknya digunakan Tessica Brown meminta maaf atas musibah yang terjadi pada salah satu konsumennya. Lewat penjelasan panjang di Twitter, perusahaan yang berdiri sejak 1999 itu menyatakan bahwa produk lem semprotnya memang tidak untuk digunakan ke rambut.

Dalam label kemasan pun sudah ada peringatan kalau produk tersebut tidak boleh mengenai mata, kulit atau pakaian. Mereka juga mengatakan kalau produk lem yang dipakai Tessica bersifat permanen.

Tessica Brown akan Tuntut Gorilla Glue

TMZ melaporkan bahwa Tessica Brown berniat menuntut Gorilla Glue atas kejadian yang dialaminya. Dia dikabarkan sudah menyewa pengacara untuk membawa kasus ini ke jalur hukum.

Pada kemasannya, Gorilla Spray Adhesive hanya menuliskan kalau produk perekat ini jangan digunakan pada mata, kulit atau pakaian, tapi tidak menyebutkan kalau juga tidak boleh terkena rambut. Sehingga menurut Tessica, hal tersebut bisa menyesatkan.

(hst/hst)