Positif Corona, Seorang Wanita Malah Perawatan ke Salon

Kiki Oktaviani - wolipop Selasa, 11 Agu 2020 17:46 WIB
Young woman with beautiful pedicure and manicure after treatment in spa salon Foto: iStock
Jakarta -

Virus Corona masih mengancam dunia. Pakai masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak menjadi kunci utama untuk menghindari virus tersebut. Jika ada tanda-tanda terpapar virus COVID-19 diharuskan untuk segera mengisolasi diri. Namun seorang wanita yang sudah tahu bahwa dirinya positif Corona malah melanggar peraturan dasar.

Seorang pekerja salon kuku bernama Taylor menceritakan dengan sangat geram bahwa salah satu kliennya datang ke salon saat tahu bahwa positif Corona. Awalnya sang klien tidak mengaku bahwa dirinya terinfeksi Corona.

Namun kliennya mengatakan bahwa dompetnya tertinggal. Dia mengatakan bahwa ingin mengambil dompetnya di salon. Setelah itu, sang klien mengatakan bahwa dia positif Corona, dan meminta Taylor untuk karantina.

"Aku merasa tidak enak dan seharusnya tidak membuat janji tapi aku sangat butuh manikur. Aku tes dan positif terkena virus (Corona) dua hari lalu, jadi aku mohon kamu melakukan karantina," tulis si klien lewat pesan teksnya.

Tindakan si klien yang tidak diketahui namanya itu sangat tidak bertanggung jawab. Taylor mengaku kecewa dengan kliennya itu.

"Sangat menyedihkan menerima pesan-pesan tersebut. Ini menjadi alarm bahwa ada orang-orang yang tidak menanggapi serius keselamatan orang lain," ujar Taylor, seperti dikutip dari Allure.

Taylor pun membawa masalah ini menjadi lebih serius. Dia telah melaporkan klien yang terinfeksi Corona tersebut ke pihak berwenang karena meresahkan.

"Klien ini telah dilaporkan ke pihak berwenang dan aku menyerahkan ke mereka untuk membantu menangani masalah ini dengan tepat," ucap Taylor.



Simak Video "Ilmuwan Ungkap Cara Paling Aman Bercinta di Tengah Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)