Ketahui Protokol Salon & Customer yang Ingin Potong Rambut di Era New Normal

Anisa Indraini - wolipop Sabtu, 06 Jun 2020 07:00 WIB
ilustrasi salon Foto: Getty Images/BakiBG
Jakarta -

Salon menjadi salah satu sektor yang paling ditunggu pelanggan untuk dibuka kembali. Meski begitu sampai saat ini belum diketahui kapan bisnis salon akan beroperasi lagi. Hal tersebut karena salon menjadi akitivitas bisnis yang paling banyak membutuhkan kontak fisik.

Jika melihat timeline pemerintah terkait skenario pemulihan ekonomi, pembukaan salon akan dilakukan evaluasi pada 15 Juni 2020 mendatang. Saat salon akan dibuka kembali, sudah pasti harus mengikuti sejumlah protokol new normal yang telah ditetapkan.


Berikut prosedur pelayanan di salon selama pandemi COVID-19 yang dibuat oleh Forum Komunitas Industri dan Pengusaha Salon:

1. Petugas salon menggunakan masker, baju pelindung bahan thermo plastik atau spunbond. Beserta pelengkap lainnya seperti pelindung wajah, sarung tangan, penutup kepala, dan plastik sekali pakai untuk pelindung sepatu.

2. Pengunjung salon akan disediakan baju pelindung plastik sekali pakai atau jas hujan sekali pakai.

3. Tidak membolehkan karyawan maupun pelanggan yang sakit sekecil apapun (flu, batuk, pilek maupun tanpa demam) untuk datang ke salon.

ilustrasi salonilustrasi salon Foto: Getty Images/BakiBG



4. Cek suhu tubuh di pintu masuk kepada seluruh pelanggan dan karyawan, maksimal suhu tubuh yang diizinkan masuk adalah 37,5 derajat celcius.

5. Menyediakan masker kain (non APD) untuk karyawan dan pelanggan dan memastikan semua menggunakan masker selama di salon.

6. Menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun untuk pelanggan dan karyawan.

7. Menyediakan hand sanitizer di pintu masuk/keluar, meja pelanggan dan area kasir.


8. Menyediakan air minum dalam kemasan untuk pelanggan, bukan gelas atau cangkir yang bisa dipakai berulang kali.

9. Setiap hari saat akan tutup, bersihkan salon dengan lap/semprot menggunakan disinfektan.

10. Komunikasi ke pelanggan untuk mengutamakan transaksi dengan nontunai.

11. Meniadakan majalah/koran/tabloid di dalam salon.

12. Mengurangi jumlah kursi untuk servis hingga setengah dari normal untuk memastikan jarak antar kursi minimal 2 meter.

13. Salon hanya menerima pelanggan yang sudah melakukan perjanjian sebelumnya (by appoinment).

14. Membatasi jenis servis di salon dengan waktu servis maksimal 120 menit per orang dan hanya servis untuk rambut (sementara tidak melakukan servis wajah/tubuh yang banyak kontak fisik).

15. Membatasi jam operasional salon yaitu jam 10.00-16.00 WIB.




Simak Video "Tips Hadapi Kehidupan di Era New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)