Bibir Wanita Ini Bengkak Usai Lakukan Pemutihan Gigi Murah Rp 1,1 Juta

Anggi Mayasari - wolipop Senin, 13 Mei 2019 19:34 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa

Bristol - Bibir seorang ibu dua anak ini bengkak, tampak seperti filler yang gagal setelah menderita reaksi alergi terhadap perawatan pemutihan gigih seharga Rp 1,1 juta yang ia lakukan di rumah.

Clare Clark merasa tertarik setelah ia melihat iklan khusus di Facebook menawarkan pemutihan gigi dengan biaya hanya Rp 1,1 juta oleh ahli kecantikan rumahan. Ia pun telah membayar antara Rp 2,8 juta hingga Rp 3,7 juta untuk dua kali perawatan.



Wanita asal Bristol ini pun terkesan karena ia tak perlu menitipkan putranya ke tempat penitipan anak, sementara Clare bisa melakukan perawatan gigi di rumah. Tapi, saat Clare bangun pagi, ia menemukan bibir atasnya bengkak dan mulutnya terasa melepuh sehingga ia hampir tidak bisa makan atau berbicara.

"Ketika aku bangun, aku hanya bisa merasakan ada sesuatu yang salah. Aku bahkan tidak bisa melihat ke cermin pada awalnya, lalu aku melihat diriku di jendela dan berpikir 'Ya Tuhan'," cerita Clare seperti dikutip Daily Mail.

"Aku tampak seperti filler bibir yang rusak. Aku sangat malu dan tak ingin ada yang melihatku, tetapi secara teknis aku tidak sakit dan masih harus pergi bekerja," imbuhnya.

Penampakan bibir Clare yang bengkak karena veneer gigi yang gagalPenampakan bibir Clare yang bengkak karena veneer gigi yang gagal Foto: Istimewa


Manajer di sebuah universitas ini pertama kali memutihkan giginya oleh seorang dokter gigi di awal 2006. Kemudian, Clare melakukannya lagi oleh seorang ahli kecantikan di salon sekitar lima tahun yang lalu.

"Prosesnya setiap kali cukup mirip. Anda akan mendapatkan pelindung mulut agar sesuai dengan gigi Anda dan gel pemutih, kemudian lampu khusus menyala untuk mengaktifkan gel," jelasnya, menambahkan bahwa pada kedua kesempatan ia tidak mengalami efek samping.



Jadi, ketika wanita berusia 42 tahun ini melihat perawatan Rp 1,1 juta ditawarkan di Facebook, dia merasa yakin bahwa semuanya akan berjalan lancar. Namun, keesokan paginya, bibir Clare menggelembung dan bengkak, sampai ke titik di mana dia terlihat seolah-olah telah dipukul di wajahnya.

Untungnya, setelah sekitar 48 jam, pembengkakannya turun, tetapi mulut Clare lecet, yang membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk pulih. Clare pun mendesak orang untuk mengambil kisahnya sebagai peringatan, dan memastikan mereka memilih pemutihan gigi yang dilakukan oleh dokter gigi daripada tertarik oleh janji hasil perbaikan cepat dan penawaran murah. (agm/eny)