Alasan Skin Care Ganja Jadi Tren, Karena 4 Manfaat Ini

Kiki Oktaviani - wolipop Selasa, 30 Apr 2019 14:03 WIB
Foto: dok. iStock Foto: dok. iStock

Jakarta - Industri kecantikan dihebohkan dengan tren skin care dengan bahan ganja. Sejak dahulu kala, daun ganja sudah dimanfaatkan sebagai bahan kesehatan untuk menenangkan hingga obat kanker. Namun ganja memiliki efek lain yang bisa membuat 'high' ketika disalahgunakan dosisnya. Hal itulah yang membuat ganja jadi kontroversi.

Setelah populer sebagai kesehatan, ganja pun kini mulai dilirik di industri kosmetik. Sejumlah brand bahkan telah menggunakan bahan tersebut di produk mereka. Diperkirakan, ganja akan jadi bahan kosmetik populer di 2019. Inilah alasan mengapa skin care ganja jadi tren:



1. Anti Aging
Skin care yang mengandung ganja hadir dalam bentuk CBD oil atau minyak terbuat dari ekstrak ganja. CBD merupakan kepanjangan dari cannabidiol, sebuah senyawa kimia non-psikoaktif. Cannabidiol dapat diekstraksi dari cannabis sativa plant, atau lebih dikenal dengan sebutan tanaman ganja. Dalam kandungan CBD mengandung kandungan antiaging.

"Kandungan antioksidan memberikan partikel yang mengikat radikal bebas yang bisa membuat kerusakan DNA," ujar Juneja. Samir Juneja, ahli farmasi pendiri brand CBD London, seperti dikutip dari Vogue. Ketika DNA kulit dalam kondisi baik maka akan memperlambat penuaan.

Skin care ganjaSkin care ganja Foto: istimewa


2. Jerawat
Seperti dikutip dari Cannuka, kandungan fatty acid juga ditemukan pada minyak CBD. Fatty acid memiliki properti anti-inflamasi yang bekerja untuk meredakan radang jerawat. Plus, memiliki kandungan antibakteri untuk mengatasi bakteri yang ada di kulit.

3. Menenangkan Wajah & Mengempiskan Mata Bengkak
Puffy eyes atau mata bengkak sering kali terjadi ketika dalam kondisi yang lelah. Kandungan ganja dalam skin care dapat meredakannya. Agen inflamasi yang terkandung pada ganja dapat menenangkan wajah dan mengempiskan puffy eyes.



4. Melembapkan
Skin care ganja memiliki banyak kandungan vitamin seperti vitamin C dan E. Kandungan tersebut meningkatkan hidrasi pada kulit sehingga terjaga kelembapannya.


(kik/kik)